Untuk itulah dilakukan imunisasi terhadap ratusan anak yang ada di desa tersebutLangkat (Antaranews Sumut) - Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, melakukan imunisasi terhadap 239 anak yang ada di Desa Serang Jaya Kecamatan Pematang Jaya, karena ada dugaan salah seorang anak setempat terkena penyakit difteri.
Hal itu disampaikan Kepala Seksi Survelen dan Imunisasi Dinas Kesehatan Langkat Erwinsyah Siregar, di Stabat, Rabu.
Erwinsyah menjelaskan Dinas Kesehatan melalui Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pematang Jaya telah melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) di Dusun Bukit Tiram Desa Serang Jaya Kecamatan Pematang Jaya, baru-baru ini.
Kegiatan ORI tersebut dilakukan bersama kepala desa dengan imunisasi dilakukan terhadap anak usia 1-5 tahun sebanyak 52 orang, usia 5-7 tahun sebanyak 17 orang dan tujuh tahun keatas sebanyak 160 orang.
Sebelum dilakukan imunisasi ada dugaan ditemukannya seorang anak yang datang ke dusun Bukit Tiram Desa Serang Jaya yang menderita difteri sempat dirujuk ke rumah sakit Haji Adam Malik Medan, katanya.
"Untuk itulah dilakukan imunisasi terhadap ratusan anak yang ada di desa tersebut," katanya.
Erwinsyah juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk melakukan imunisasi diberbagai puskesmas yang ada dietiapp kecamatan. Sekaligus menjelaskan gejala umum penyakit difteri terutamaterhadap anak-anak yaitu sakit kepala, demam dan menggigil,sakit tenggorokan dan suara serak, sulit bernapas, lemas,adanya lapisan yang menutuppi tenggorokan dan amandel, pilek, serta leher membengkak.
"Apalagila ada menemukan gejala diatas untuk segera bergegas ke puskesmas terdekat terutama pada anak-anak dibawah umur 15 tahun," katanya.
Sementara Kepala Puskesmas Pematang Jaya Yusuf SKM menjelaskan membenarkan adanya anak yang sempat dirawat ke Medan dengan gejala-gejala dugaan susfek difteri namun sekarang sudah pulang kerumah orang tuanya di Pangkalan Siata Kecamatan Pangkalan Susu.
"Anak tersebut datang bersama orang tuanya ke desa Serang Jaya lalu mengalami gejala yang seperti teriena difteri sehingga harus dilarikan ke rumah sakit diMedan," katanya.
Pewarta: H.Imam FauziEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.