Pandan, 13/7 (Antarasumut)-Sejak Bupati Tapteng Bakhtiar Sibarani terlilih menjadi Bupati beserta dengan Darwin Sitompul sebagai wakilnya, mereka sudah menyatakan sikap bahwa proyek penunjukkan langsung (PL) diproritaskan untuk dikerjakan masyarakat Tapteng. Karena menurut mereka, putra daerah mampu untuk mengerjakannya, dan tidak perlu mendatangkan rekanan dari daerah.

“Saya selaku bupati Tapteng yang juga asli putra daerah ini akan memperjuangkan agar proyek PL yang mengerjakan adalah masyarakat Tapteng. Tidak seperti selama ini yang mengerjakan justru datang dari luar daerah. Kalau masyarakat Tapteng ini yang mengerjakan, maka perekonomian masyarakat Tapteng juga akan meningkat karena hasilnya tinggal di Tapteng. Akan tetapi jika warga luar daerah yang mengerjakan, maka uangnya akan dibawa ke daerahnya. Jadi mohon dukungan dari masyarakat Tapteng agar niat kami ini dapat terwujud,”kata Bupati beberapa waktu lalu.

Niat yang disampaikan Bupati Bakhtiar berkesinambungan dengan DPRD Tapteng. DPRD Tapanuli Tengah sepakat agar proyek PL dikerjakan masyarakat Tapteng dan tidak bisa keluar dari Tapanuli Tengah. Hal itu tertuang dalam pandangan fraksi DPRD Tapteng pada sidang Paripurna LKPD Tapteng Tahun 2016, semalam.

Sebanyak 7 fraksi di DPRD Tapteng semuanya sepakat dan meminta kepada pimpinan DPRD dan juga Pemkab Tapteng, agar proyek PL dikerjakan oleh masyarakat Tapteng. Kecuali yang sifatnya tender.

“Setelah mendengar masukan dan usulan dari 7 fraksi, maka saya selaku Ketua DPRD Tapteng sepakat dan menyetujui usulan terkait proyek PL dikerjakan masyarakat Tapteng,”kata Ketua DPRD Tapteng, Syahrun Pasaribu sewaktu menutup sidang yang disambut dengan tepuk tangan.

Menangapi hal itu Bupati Tapteng Bakhtiar yang dikonfirmasi, Kamis, (13/7) mengatakan, berterimakasih kepada DPRD Tapteng yang mendukung niat dan program dari Bupati Tapteng. Karena selama ini yang terjadi, justru dari luar daerah yang mengerjakan proyek PL di Tapteng.

“Kita cukup prihatin selama ini karena para rekanan dari luar Tapteng yang mengerjakan proyek PL di Tapteng, dengan modus memakai CV masyarakat Tapteng. Dan saat ini setelah mendapat dukungan dan persetujuan dari DPRD, maka setiap proyek PL wajib dikerjakan masyarakat Tapteng. Dengan demikian para rekanan yang ada di Tapteng mendapat pekerjaan, dan kwalitasnya juga pasti lebih baik, karena masyarakat Tapteng yang mengerjakan, dan masyarakat Tapteng juga yang merasakan hasil proyek tersebut,”tegas Bakhtiar.

Pewarta: Jasin
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026