Panyabungan,  22/6 (Antarasumut)  - Ada sebuah tradisi yang sejak dahulu kala hingga saat ini yang terus dilakukan oleh anak-anak di kabupaten Mandailing salah satunya adalah tradisi Marcolok (menyalakan lampu obor)  oleh anak-anak dimalam 27 Ramadhan. 

Aktifitas menyalakan lampu obor yang terbuat dari bambu ini  dapat ditemukan hampir  diseluruh desa yang dikabupaten Mandailing Natal.

Seperti misalnya yang dilakukan anak-anak desa Iparbondar kecamatan Panyabungan dimalam 27 Ramadhan tahun ini. Para anak-anak merayakan malam 27 Ramadhan didesa tersebut diwarnai dengan penyalaan obor oleh puluhan anak-anak dengan mengelilingi kampung  sambil melafazdkan Sholawat kepada nabi Muhammad Saw.

"Setiap malam 27 Ramadhan penyalaan obor  dilakukan,  dan  sangat menyenangkan sekali, " ujar Amin salah satu anak yang ikut dalam kegiatan itu kepada ANTARA,  Rabu. 

Ia mengatakan,  kegiatan ini merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak desa tersebut,  karena selain dapat bersilaturrahmi dengan sesama teman sebaya juga merupakan ajang bermain bagi mereka. 

"Senang sekali rasanya dapat bermain obor sambil mengelilingi kampung, " ujarnya. 

Dalam tradisi penyalaan obor ini tak jarang juga ditemukan sejumlah anak-anak yang bermain lilinan didepan rumahnya masing-masing sambil berkumpul dengan para sahabat-sahabatnya. 



Pewarta: Holik
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026