Panyabungan, 6/3 (Antarasumut) - Reses pertama tahun 2017 anggota Dprd Kabupaten Mandailing Natal dari partai Golongan Karya, Parlindungan Lubis dikecamatan Panyabungan para kepala desa dan para pengurus BPD yang ada pada dikecamatan tersebut, Minggu.
Pelaksanaan reses yang dipusatkan di madrasah desa Tanjung tersebut para warga desa, kepala desa dan para ketua Badan Perwakilan Desa yang ada dikecamatan itu mengusulkan pembangunan jalan menuju kecamatan itu. Selain itu pembangunan jalan menuju sentra-sentra produksi pertanian juga diharapkan menjadi prioritas.
“Mengingat akses jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat, pembangunan jalan diharapkan menjadi perhatian,†ujar ketua Forum Komunikasi Kepala Desa se Panyabungan Timur, Misbar Nasution.
Selain pembangunan jalan dari ibu kota Panyabungan menuju ibu kota kecamatan Panyabungan Timur, pembangunan jalan keliling dan jalan menuju sentra pertanian juga sangat diharapkan. Begitu juga dengan peningkatan pendidikan termasuk penambahan ruangan sarana belajar pada beberapa sekolah dikecamatan itu.
“Selain penambahan ruangan kelas baru, pendirian sekolah baru juga sangat kita diharapkan,†harapnya.
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, anggota Dprd Mandailing Natal, Parlindungan Lubis yang biasa di sebut Eric Taktona menyampaikan, pembangunan jalan dari ibukota Panyabungan menuju ibu kota kecamatan Panyabungan Timur tersebut akan terus dilakukan oleh pemerintah daerah meskipun pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.
“Tahun lalu Pemerintah Daerah telah melakukan pembangunan jalan antara desa Banjar Lancat menuju kecamatan Tambangan, dan untuk tahun ini pembangunan jalan mulai dari Simpang Pagur sampai Banjar Lancat akan dilakukan,†sebutnya.
Sedangkan untuk masalah sarana pendidikan peran warga masyarakat juga sangat diharapkan termasuk didalam mempersiapkan lahan.
“Saya harapkan lahannya segera disiapkan, kalau sudah ada lahannya berbentuk hibah kepada Pemerintah pembangunannnya akan lebih mudah dilakuan,†sebutnya.
Pewarta: HolikEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.