Tapteng, 20/11 (Antarasumut)- Setelah vakum sekian puluh tahun, kini nyanyian pujian yang dikumandangkan oleh paduan-paduan suara dari masing-masing dedominasi gereja yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah terndengar kembali.
Rasa haru dan gembira terlihat jelas dari raud wajah para peserta. Dimana kerinduan mereka selama puluhan tahun yang terpendam, kini bisa terwujud kembali dalam ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi).
Sebelumnya dalam sambutannya Pj Bupati Tapteng melalui Asisten I, Antonius Simanjuntak mengatakan, agar para peserta yang dinyatakan menang, lebih giat lagi berlatih.
Sedangkan bagi yang kalah, agar terus berlatih karena kegiatan Pesparawi akan terus diadakan nantinya setiap tahun di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Adapun besaran hadiah yang diperoleh Juara I untuk kategori Paduan Suara Rp15juta, Juara II, Rp10juta, Juara III Rp7,5juta. Setiap pemenang mendapat uang pembinaan, piala dan juga piagam penghargaan.
Menurut sang juara, keberhasilan mereka menjadi juara I tidak terlepas dari kerja keras dan latihan yang intens. Untuk itulah mereka bersyukur atas profesional juri dan panitia Pesparawi, karena apa yang dinilai mereka benbar-benar real.
“Kami melihat Panitia benar-benar netral dan memilih dewan juri dari luar daerah, sehingga tidak ada pesanan dan juga intervensi dari manapun.
Jadi kami merasa bangga dan puas dengan prestasi ini. Dan biarlah ini menjadi cikal bakal jemaat kami untuk lebih giat lagi berlatih demi memuji nama Tuhan.
Dan kepada Panitia Pesparawi dan LPPD, Bupati Tapteng kami mengucapkan banyak terimakasih, karena Pesparawi Tapteng ini sudah bangkit kembali. Kami selalu berdoa untuk kesuksesan Pesparawi Kabupaten Tapanuli Tengah,â€ujar Ny. Pasaribu.
Pewarta: JasonEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.