Tapanuli Selatan,16/11(Antarasumut)- Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu mengatakan Kekompakan diantaar warga salah satu kunci dalam memberhasilkan pembangunan.

Hal itu ia utarakan saat hadir ditengah masyarakat Kecamatan Batangtoru, dan Muara Batangtoru, Selasa.

Kehadiran Bupati di kedua kecamatan tersebut dalam rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) resminya sekaligus bertemu dan berdialog langsung dengan para Kepala Desa dan BPD daerah itu.

Tanpa adanya kekompakan di satu desa atau daerah sudah dapat mengganggu kelancaran proses pembangunan, oleh karenanya, dukungan penuh masyarakat diharap dalam memberhasilkan program tersebut.

"Saya berharap kekompakan yang sudah terjaga selama ini dapat semakin ditingkatkan lagi," pinta Syahrul kepada mereka yang hadir dalam pertemuan didua tempat itu.

Gencarnya Bupati bertemu para perangkat di 14 Kecamatan se-Tapanuli Selatan berkaitan dengan program pembangunan berkelanjutan Tapanuli Selatan di 2017.

Syahrul menyadari betul kendati terjadinya pemotongan anggaran akibat kebijakan pusat, namun, tidak menyurutkan niat untuk terus membangun Tapsel yang dia pimpin periode kedua sampai Tahun 2020.

"Pembangunan Tapanuli Selatan harus terus berjalan, dan ketertinggalan harus dikejar sesuai visi misi menjadikan masyarakat sehat, cerdas, dan sejahtera," katanya.

Untuk 2017, perencanaan program pembangunan kata Syahrul, harus benar-benar disinkronisasi mulai dari tingkat Kabupaten (SKPD), Kecamatan (Camat), dan Desa / Keluahan (Kades/Lurah).

"Sinkronisasi program pembangunan tersebut penting agar perencanaan dapat lebih matang dan hasil pembangunan itu nantinya betul-betul fokus atas kepentingan dan bermanfaat bagi masyarakat,"ujarnya.

Selain itu, semangat Kunker dilakoni Bupati semata agar seluruh pemangku kepentingan pembangunan dapat satu persepsi dalam rangka  kemajuan pembangunan daerah untuk peningkatan kesejahteraan dan perekonomian rakyat. 

Dalam setiap kesempatan tidak lupa Bupati Syahrul selalu mengingatkan dalam penggunaan anggaran bersumber  Dana Desa, DAU, DAK, DBH dan lainnya haruslah dikerjakan secara benar sesuai Rencana Anggaran Biaya, Transparan dan Akuntabel.

"Dalam pengerjaan pekerjaan apalagi yang bersumber dana dari pemerintah haruslah dikerjakan secara baik dan jangan asal-asalan," imbaunya.

Bagi oknum yang berani bermain main dengan uang negara, siap-siap mereka berhadapan dengan aparat penegak hukum, apalagi khusus penggunaan Dana Desa.

Bupati Syahrul dalam setiap kunjungannya selalu mengikutsertakan Kabag Pembangunan, Kabag Humas, Mewakili Inspektorat, Kabid Pendapatan, Kepala Bapemas Pemdes, ada lagi Komandan Koramil Batangtoru.



Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026