Panyabungan, 28/10 (Antarasumut) – Mengingat jalan penghubung warga masyarakat desa  Hutatinggi, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal  dengan desa-desa tetangga mengalami kerusakan membuat  warga desa  tersebut melakukan pembangunan drainase pada jalan sepanjang desa itu.

Anggaran untuk  pembangunan drainase sepanjang 380 meter ini  ditampung pada Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2016 yakni sebesar Rp.196.000.000.-

“Pembangunan drainase yang dilaksanakan ini  merupakan aspirasi dari masyarakat yang tertampung dalam   musyawarah desa,” kata Plt.Kepala Desa Hutatinggi, Dedi Ansyari Siregar S.Sos menjawab ANTARA, Jumat.

Dedi mengatakan, pembangunan drainase ini dilakukan mengingat selama ini  para warga yang melewati jalan  penghubung antar desa ini mengalami  kerusakan yang serius akibat  banyaknya aliran air yang melewati jalan sehingga mengakibatkan kerusakan.

“Dengan adanya drainase ini sekarang jalan tidak lagi dialiri air,” ungkap Kepdes.

Selain dialokasikan pada  pembangunan drainase, ADD desa tersebut juga dialokasikan juga rabat beton menuju tanah perkuburan dan  daerah sentra produksi.  

Sementara untuk pengerjaannya dilakukan dengan sistem swakelola, dimana para warga desa saling  bergantian.

Sementara itu tokoh masyarakat desa Hutatinggi,  Muhammad Sein menyebutkan dengan selesainya pembangunnan  drainase dan rabat beton  tersebut membuat desa yang selama ini kumuh dan kotor kini sekarang menjadi lebih bersih dan tertata.

“Kita dari desa sudah memulai pembangunan Dranase jalan, untuk kita mengharapakan kepada Pemerntah Daerah juga ikut memfokuskan pada pembangunan jalan menuju desa kita yang saat ini amburadul juga diperbaiki secepatnya,” harap Sein.



Pewarta: Holik
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026