"Sering terjadi kecelakaan tunggal dan tabrakan, karena menilai jalan aman untuk dilalui, padahal banyak lubang kecil,"Simalungun, Sumut, 15/10 (Antarasumut) - Jalan lintas di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, jurusan Perdagangan-Siantar sejauh kira-kira 20 kilometer merata mengalami kerusakan.
Warga di Kecamatan Bandar, Gunung Malela dan sejumlah pengendara, Sabtu, meminta pemerintah melakukan penanganan untuk lancarnya transportasi.
"Perlu perbaikan secepatnya sebelum lebih parah," kata Sutrisno (49), warga Kecamatan Bandar.
Ruas jalan bagian kanan, kiri, dan tengah berlubang dengan lebar dan kedalaman bervariasi, yang menimbulkan ketidaknyamanan berkendara.
Kerusakan yang belum parah itu rawan terjadinya kecelakaan terhadap pengendara, khususnya yang jarang melintas kawasan itu karena menganggap sepele keadaan lubang.
Bakhtiar (36), warga Nagori (Desa) Pematang Syahkuda, Kecamatan Gunung Malela menyebutkan, jalan lurus di daerah tempat tinggalnya bisa "menjebak" pengendara.
"Sering terjadi kecelakaan tunggal dan tabrakan, karena menilai jalan aman untuk dilalui, padahal banyak lubang kecil," kata Bakhtiar.
Ros Siregar (31), seorang pengendara mengatakan, terdapat sejumlah ruas jalan yang lurus dengan kelebaran mencapai delapan meter, sehingga bisa melupakan kehati-hatian.
"Kalau dilihat dari dalam mobil, seolah-olah aman sehingga menambah kecepatan, ternyata setelah dekat baru tahu ada lubang, jadinya repot," kata Ros.
Pewarta: WaristoEditor : Ribut Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.