"Penaburan benih ikan dengan tujuan agar populasi ikan di Danau Toba kembali banyak setelah berkurang akibat kerusakan lingkungan " ujar Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI), Effendi Simbolon di Parapat, Simalungun, Sabtu.
Ikan yang ditabur masing-masing 20.000 ekor Ikan Tawes, Ikan Batak 20.000 ekor dan 5.000 ekor Pora-Pora.
Penaburan benih ikan dan penanaman 7.700 pohon di Hutan Ginjang, Tapanuli Utara, merupakan salah satu wujud restorasi lingkungan kawasan Danau Toba.
Perbaikan lingkungan Danau Toba, bukan hanya diperlukan untuk kepentingan wisata, tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat sekitar Danau Toba.
Wakil Presiden Jusuf Kalla, mengatakan, Danau Toba dengan segala keindahannya merupakan Rahmat Allah.
"Rahmat Allah jangan disia-siakan agar Allah jangan marah," katanya.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, mengatakan, kerusakan lingkungan di kawasan Danau Toba sudah memprihatinkan.
Kerusakan yang memprihatinkan itu ditandai dengan antara lain adanya 5.600 keramba jaring apung yang menghasilkan limbah organik tinggi," ujarnya.
Selain keramba jaring apung {KJA), ada pencemaran air dari kegiatan pertanian, peternakan dan rumah tangga.
Kerusakan juga ditambah adanya lahan kritis seluas 157.000 hektare atau 21 persen dari luas daerah tangkapan air Danau Toba.
"Melihat kondisi lingkungan yang memprihatinkan perlu komitmen semua pemangku kepentingan khususnya di kawasan Danau Toba untuk memperbaikinya .Apalagi Danau Toba sudah dijadikan salah satu daerah tujuan wisata utama," kata Siti Nurbaya. ***4***
(T.E016/B/T007/T007) 30-07-2016 18:48:33
Pewarta: Evalisa SiregarEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.