Aekkanopan, 1/7 (Antarasumut) - Sebanyak 60 orang pemenang pemilihan kepala desa serentak pertama di Labuhanbatu Utara dilantik, Jumat.
Pelantikan langsung dilakukan Bupati Labura H Kharuddin Syah SE di halaman kantor bupati disaksikan pejabat unsur Muspida Labura dan undangan lainnya.
Dari 60 kepala desa yang dilantik satu-satunya perempuan adalah Asmawati yang kembali memenangkan pilakdes Kebun Labuhanhaji Kecamatan Kualuhhulu.
Sedangkan selebihnya yang 59 orang adalah laki-laki.
Selain itu, terdapat sejumlah kepala desa petahana yang kembali memimpin daerahnya. Bahkan ada yang dilantik untuk periode ketiga seperti Kepala Desa Pulodogom Selamat AD.
Selain itu terdapat juga kades yang dilantil untuk periode kedua sepert Jalaluddin SAg (Sukaramai Kecamatan Kualuhhulu) dan Asmawati.
Wajah-wajah baru juga nampak dilantik untuk memimpin desa masing-masing seperti Agus Salim Siagian (Desa Perpaudangan Kualuhhulu) yang berhasil mengalahkan calon petahana Rahmat Sitorus dan Richardo Paulinus Simamora SH MKn (Sukaramaibaru Kualuhhulu) yang juga menumbangkan kandidat incumbent Sangkot Siburian.
Pelantikan para kepala desa ditandai dengan pemasangan lencana jabatan oleh Bupati Labura H Kharuddin Syah SE disaksikan Wakil Bupati Drs Dwi Prantara MM, Sekdakab Drs H Edi Sampurna Rambey MSi dan undangan lainnya.
Banyaknya kades yang dilantik membuat warga masyarakat ramai berdatangan ke kantor bupati. Tenda dan kursi yang disiapkan panitia tak mampu menampung warga yang datang sehingga sebagian di antara mereka rela berdiri guna menyaksikan proses pelantikan keluarga, sahabat atau kenalan masing-masing.
Usai dilantik, para kades foto bersama bupati, wakil bupati, ketua DPRD, unsur muspida plus serta delapan camat yang ada di Labura. Selanjutnya masing-masing kades yang baru dilantik terlihat berbaur dengan keluarga dan sahabat masing-masing tanpa lupa mengabadikannya melalui kamera serta smartphone.
Pewarta: SukardiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.