Harga daging berdasarkan hasil pantauan langsung Tim Pengendali Inflasi Daerah Langkat, kata Sekretaris Tim Pengendali Inflasi Daerah Sutrisuanto, di Stabat, Kamis.
Stok daging kebutuhan menjelang Ramadhan cukup banyak dan tidak ada kekurangan, karena pasokannya melimpah dari berbagai tempat yang ada. Untuk daging sapi warga tidak perlu khawatir pasokan tetap ada setiap harinya, ucapnya.
Pihaknya juga sudah meminta Dinas Peternakan setempat untuk terus melakukan antisipasi bila sewaktu-waktu daging sapi dipasaran berkurang untuk langsung di drop ke pasar dari berbagai peternak.
Selain itu pihaknya juga akan berusaha untuk terus menurunkan harga daging sapi seperti yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo, harganya bisa mencapai Rp 80.000 per kg.
Untuk harga kebutuhan pokok lainnya cukup stabil dan tidak ada kenaikan, karena pasokan mencukupi seperti harga beras kuku balam dan jongkong IR 64 Rp 10.000 per kg, gula pasir Rp 14.000 per kg, minyak goreng kemasan Rp 24.000 per dua liter.
Harga ayam potomg Rp 32.000 per kg, ayam kampung Rp 45.000 per kg, cabai merah keriting Rp 34.000 per kg, cabai hijau Rp 18.000 per kg, bawang merah lokal Rp 34.000 per kg, bawang putih Rp 38.000 per kg.
Hasil peninjauan ke pasar tradisional Kuala ini ketersediaan pasokan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1437 Hijriah masih dalam keadaan aman.
Pewarta: Imam Fauzi Editor : Ribut Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.