Tapanuli Selatan, 21/4 (Antarasumut)- Kementerian pertanian dalam upaya mendukung program Upsus Pajale ( Upaya kegiatan khusus komoditas utama padi jagung kedelai) di tahun 2016 akan memberikan bibit bagi petani.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Bismark Muaratua Siregar kepada awak media mengatakan pihaknya sudah mengetahui akan adanya bantuan tersebut.

Terkait program Upsus Pajale satuan kerjanya berada di tingkat Provinsi,  Kabupaten/Kota sifatnya hanya penerima dan sasarannya calon kelompok tani (CPCL)

"Kita sudah sampaikan kebutuhan CPCL Tapsel  ke Provinsi dengan target  Jagung sebanyak  4.000 Ton, Padi Gogo 3.000 Ton, dan Kedelai 150 Ton," rincinya.
 
“Kita berharap bantuan tersebut secepatnya turun ke Provinsi," kata Bismark.  

Salah satu ketua Kelompok Tani Di Kecamatan Sayur Matinggi, Pukat (50) kepada wartawan mengatakan kalau sama sekali mereka belum mendengar akan adanya bantuan bibit Pajale dari pemerintah

Senasib dengan 31 anggota Koptan lainnya di Desa Simanggal, kecamatan yang sama Sayurmatinggi yang  sama sekali tidak mengetahui akan adanya bantuan dari pemerintah.
 
Bahkan kata mereka, kegiatan Koptan Sayur Matinggi masih saat ini masih sebatas  penangkaran benih atas program Seribu Desa Mandiri Tahun 2015.

Benih padi yang mereka  pakai juga benih yang mereka beli secara mandiri yang menurut mereka benih jenis PBS 3 petani nilai kurang baik karena benih ini banyak ditemui kosong, sedang harganya PBS 3 mencapai Rp13 ribu/Kg.

Lebih jauh kelompok tani khusus di Kecamatan Sayur Matinggi. berharap kiranya bisa mendapatkan bantuan benih padi dari pemerintah tersebut nantinya.



Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026