Medan, 31/3 (Antara) - Minat masyarakat untuk mendirikan koperasi dinilai masih cukup tinggi di Sumatera Utara dengan pertambahan usaha itu setiap tahunnya sekitar lima persen.


"Meski minat mendirikan koperasi tinggi, tetapi secara operasional, usahanya belum maksimal maju sehingga pembinaan memang harus terus dilakukan," ujar Kepala Bidang Fasilitas Pembiayaan dan Sarana Dinas Koperasi dan UKM Sumut Samek Saragih di Medan, Kamis.


Ia mengatakan itu pada acara Pelatihan Kewirausahaan Melalui Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Bagi Gerakan Koperasi yang diikuti berbagai usaha koperasi di Sumut termasuk milik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut.


Jumlah koperasi di Sumut dewasa ini sekitar 11 ribu usaha yang 75 persen diantaranya berjalan aktif.


Menurut dia, walau tren meningkat, tetapi secara kualitas diakui belum maksimal sehingga dinilai perlu terus pembinaan.


Masih belum berkualitasnya usaha koperasi di Sumut itu dipengaruhi banyak faktor seperti kurangnya komitmen pengurus dan anggota koperasi untuk memajukan usaha bersama tersebut seperti tujuan awal didirikan.


Sebagian besar pengurus atau anggota koperasi misalnya, berfikir bahwa masuk koperasi adalah untuk bisa melakukan pinjaman dana guna modal usaha.


Kemudian, ada usaha koperasi simpan-pinjam yang para anggotanya tidak membayar atau menunda pembayaran pinjaman sehingga menjadi pinjaman macet yang mengganggu usaha koperasi.


"Penyebab kegagalan usaha koperas lainnya adalah tidak berjalan atau tidak dilakukannya fungsi pengawasan di koperasi tersebut," ujarnya.


Padahal pengawasan sangat penting dilakukan agar bisa mencegah penyalahgunaan keuangan dan mendorong usaha koperasi itu berjalan lebih bagus.


Ia menegaskan, pengawasan tidak hanya bisa dilakukan Dewan Pengawas, terapi juga dilakukan oleh anggota koperasi.


"Potensi berkembangnya usaha koperasi di Sumut sangat menjanjikan termasuk di era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) yang memiliki banyak dampak positif untuk bisnis," katanya.


Ketua PWI Sumut H Hermansjah didampingi Ketua Koperasi PWI Sumut Khairul Muslim mengapresiasi kegiatan pelatihan itu yang menambah wawasan pengurus dan anggota PWI dalam menjalankan usaha koperasi dan berwirausaha.


Kegiatan pelatihan yang dibuka Inspektur Jenderal Kementerian Koperasi dan UKM Dr Masyrifah itu diharapkan bisa mendorong perkembangan usaha koperasi PWI dan menumbuhkan wirausahawan baru di Sumut dari kalangan wartawan. 

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026