"Warga agar tidak terpengaruh dan ikut-ikutan"Medan, (Antara) - Pertokoan Jalan Thamrin dan Jalan Asia Medan, Senin tetap buka seperti biasa, dan keadaan sudah kondusif pascabentrok organisasi kepemudaan, Pemuda Pancasila dengan Ikatan Pemuda Karya.
Pemantauan di Medan, aktivitas masyarakat saat ini mulai berlangsung normal, dan hanya penjagaan dari aparat keamanan tampak menonjol di sejumlah lokasi .
Saat terjadinya bentrok kedua organisasi kepemudaan (OKP) di Jalan Asia dan Jalan Thamrin Medan, Sabtu (30/1) sore, seluruh toko penjualan elektronik dan peralatan rumah tangga sempat tutup.
Namun, pada hari ini (Senin, 1/2) Pasar Rame juga kelihatan dipadati masyarakat yang ingin berbelanja.Dan sekolah yang ada di lokasi tidak berapa jauh dari lokasi bentrok tersebut, tetap belajar seperti biasa.
Sementara, penjagaan ketat dari petugas kepolisian di sekitar kantor kedua OKP yang bertikai, yakni MPW Pemuda Pancasila (PP) di Jalan Thamrin Medan.
Bahkan, juga terlihat satu truk Brimob Polda Sumut berjaga-jaga di lokasi tersebut.
Kemudian, personel Polisi dan TNI juga terlihat menjaga kantor DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jalan Burjamhal Medan.
Selain itu, pihak berwajib juga berjaga-jaga di kantor PAC IPK.
Sebelumnya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Ngadino menegaskan, bentrok Organisasi Kepemudaan antara Pemuda Pancasila dengan Ikatan Pemuda Karya, dan masyarakat Medan tidak perlu takut, serta tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.
"Warga agar tidak terpengaruh dan ikut-ikutan.Aparat keamanan sudah diturunkan menjaga keamanan," kata Ngadino di Lapangan Benteng, Medan, Minggu (31/1).
Masyarakat Sumut, menurut dia, secara keseluruhan tidak perlu takut dan tetap melaksanakan kegiatan sehari-hari.
Polda Sumut telah memeriksa 30 orang, dan 4 orang di Polresta Medan, namun hingga Minggu (31/1) polisi belum ada menetapkan status tersangka," ujar Irjen Pol Ngadino.
Kapolda Sumut mengatakan, belum diketahui apa motif sebenarnya bentrokan ini karena polisi masih melakukan pemeriksaan mendalam.***2***
Riza Fahriza
(T.M034/B/R021/R021) 01-02-2016 22:28:29
Pewarta: Munawar MandailingEditor : Ribut Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.