" Ulama diharapkan dalam menyampaikan ceramahnya tidak hanya melulu soal syurga dan neraka saja, Islam juga mengajarkan dan menuntun berpolitik,berekonomi,bermasyarakat dan berbudaya"
Tebing Tinggi,31/1(antarasumut)- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tebing Tinggi lakukan kegiatan Muzakaroh dengan mengangkat judul Menangkal Aliran-Aliran Keras Dalam Islam, minggu (31/1) di Kantor MUI Tebing Tinggi dengan Narasuber DR.Ardiansyah.MA. dari MUI Sumut.

Hadir dalam kegiatan Muzakaroh tersebut para ustad/ustadzah,Dai/daiyah,khatib, para tokoh agama, masyarakat se Kota Tebing Tinggi dan juga dihadiri Wakil Walikota Ir.H.Oki Doni Siregar, pengurus MUI dan kelompok pengajian berlangsung sehari penuh.

Walikota Tebing Tinggi,H.Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan bahwa negera kita ini adalah negara Pancasila yang menjunjung tinggi agama dan itu tercermin dari sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, nilai-nilai luhur keagamaan tersebut sangat melekat pada kehidupan bangsa indonesia.

Setiap manusia punya hak azasi, namun tidak menistakan agama, untuk itu diperlukan pemahaman yang benar dalam sebuah kajian agama dan harus tetap berpegang pada al-quran dan hadis serta menggunakan akal sehat, agar tidak keluar atau melenceng dari yang dipelajari. ujarnya 

Disampaikannya saya berharap para ustad,ustadzah dan para penceramah agama umumnya, dalam penyampainnya ceramahnya kepada para umat, tidak hanya bercerita tentang surga dan neraka saja, berbuat baik masuk syurga, berbuat tidak baik masuk neraka, tidak hanya sekedar hal tersebut.

Islam mengajarkan berbagai macam hal dan memberikan tuntunannya, bagaimana Islam berpolitik, berdagang (ekonomi), berbudaya, bermasyarakat dan semua diajarkan dalam Islam harus juga disampaikan kepada umat,ujarnya.

Diharapkannya menghadapi kondisi darurat Narkoba yang kian hari sangat memprihatinkan, kiranya kaum ulama dapat membentuk Satgas Anti Narkoba bersama-sama dengan pemerintah ikut menanggulangi maraknya peredaran dan pengguna narkotika.  

Akhir-akhir saya dapat laporan di perkebunan sebagian karyawanya juga sudah tidak bekerja produktif lagi, bahkan sebagian hail kebunnya sawit atau karet juga digelapkan dibarter dengan sabu.

Walikota mengajak umat Islam Tebing Tinggi agar tetap menjaga kebersihan dari mesjid-mesjid, dengan bergotong royong terutama kebersihan air dan sajadah yang digunakan, jangan biarkan jorok atau bau, jika kondisinya bersih dan nyaman menambah kekhusukan kita beribadah, apalagi Bersih itu merupakan sebagaian dari Iman.

Diharapkan walikota muzakaroh semacam ini dapat dilakukan secara rutin, dan jika perlu sebulan sekali dan tempatnya berpindah-pindah dari mesjid ke mesjid. 


Pewarta: Dhani Elison
: Dhani Elison

COPYRIGHT © ANTARA 2026