Barumun, 28/11 (Antarasumut) - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi optimisi Sumut menjadi provinsi swasembada pangan, jika lahan pertanian dikelola sesuai peruntukan.

Hal ini dikemukakan Tengku Erry Nuradi saat meresmikan gudang benih dan lantai jemur Kelompok Tani Bina Usaha di Desa Sayur Mahincat, Kecamatan Barumun Selatan (Barsel) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sabtu (28/11/2015).

Peresmian gudang benih dan lantai jemur ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Seribu Desa Mandiri Benih di Sumut.

Dalam kesempatan tersebut, Erry mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Dinas Pertanian dan instansi terkait, telah melakukan berbagai upaya dalam mendorong pengembangan sektor pertanian.

"Salah satu upaya yang telah ditempuh adalah melakukan peningkatan produktivitas dan produksi, memperluas areal dan optimalisasi lahan serta upaya khusus penerapan teknologi guna mewujudkan Sumut swasembada pangan,” sebut Erry.

Sektor pertanian Sumut memiliki potensi untuk dikembangkan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, produksi pertanian Sumut tahun 2015 mengalami peningkatan sebesar 3,8 juta ton dibanding tahun 2010 yang hanya 3,5 juta ton.

"Era globalisasi saat ini menuntut kita mengembangkan inovasi pertanian, termasuk menggunakan kecanggihan teknologi dalam upaya mendorong produktivitas pertanian,” ujar Erry.

Berbagai inovasi teknologi pertanian terus mengalami perkembangan seperti penggunaan varitas unggul hyrida, pemupukan berimbang, pengendalian organisme pengganggu tanaman dan penerapan teknologi terkini dalam budidaya pertanian. Teknologi tersebut diharapkan mendorong peningkatan produksi dan kesejahteraan masyarakat petani.

Tetapi, sebut Erry, upaya peningkatan produksi pertanian tidak terlepas darui sejumlah kendala diantaranya penyusutan lahan pertanian akibat alih fungsi lahan, terutama lahan persawahan. Bahkan beberapa tahun terakhir, tidak sedikit lahan pertanian subur dikonversi menjadi lahan industri, pemukiman dan lainnya.

"Bukan hanya alih fungsi lahan yang menjadi kendala Sumatera Utara menggapai swasembada pangan, minimnya ketersediaan dan rendahnya kualitas benih padi juga menjadi kendala lain hingga produksi padi para petani jalan ditepat bahkan mengalami penurunan,” jelas Erry.

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026