Puting beliung juga menumbangkan delapan tiang listrik sehingga menyebabkan jaringan listrik di kawasan itu terputus dan menimbulkan pemadaman, termasuk kemacetan.Simalungun, Sumut, 14/9 (Antara) - Sedikitnya 24 unit rumah warga di tiga desa di Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun rusak akibat puting beliung yang disertai hujan deras, Senin.
Camat Gunung Malela Riando Parlindungan Purba menyebutkan, tiupan angin puting beliung yang terjadi kira-kira pukul 14.30 WIB itu merusak 16 rumah di Nagori atau Desa Silulu, enam rumah di Nagori Margo Mulyo, dan dua rumah di Nagori Dolok Malela.
Puting beliung juga menumbangkan delapan tiang listrik sehingga menyebabkan jaringan listrik di kawasan itu terputus dan menimbulkan pemadaman, termasuk kemacetan.
Korban mengevakuasi barang-barang dan perabotan dari rumah yang rusak ke kediaman keluarga masing-masing hingga rumah yang rusak diperbaiki dan bisa ditempati lagi.
Pihak kecamatan tidak menemukan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. "Kami berupaya mendirikan tiang listrik dan memberi bantuan kepada warga yang terdampak musibah," katanya.
Seluruh warga yang menjadi korban angin puting beliung mengharapkan perhatian dari pemerintah daerah untuk memperbaiki rumah yang rusak agar bisa ditempati kembali.
Kepala Dinas Kominfo Pemkab Simalungun Sarimuda Purba mengatakan, Bupati JR Saragih sudah menginstruksikan camat dan satuan kerja terkait untuk melakukan langkah-langkah awal penanggulangan dan memberikan segala yang dibutuhkan masyarakat.
Hujan deras disertai angin kencang selama tiga jam juga terjadi di wilayah Kota Pematangsiantar sehingga merubuhkan baliho besar di Jalan Sutomo dan menumbangkan pohon di sejumlah tempat.
Satu unit becak bermotor dan warung nasi tertimpa baliho tersebut, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.