Binjai, Sumut, 15/7 (Antara) - Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Koperasi UKM, Perindustrian, dan Perdagangan, serta Dinas Kesehatan yang dibantu Polres Binjai menggelar inspeksi mendadak untuk mengantisipasi beredarnya barang kedaluarsa.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Perdagangan Kota Binjai Tengku Syarifuddin di Binjai, Rabu, mengatakan, inspeksi mendadak (sidak) tersebut dilakukan di berbagai pusat perbelanjaan modern di daerah itu.
Dalam sidak tersebut, tim gabungan itu akan menertibkan dan mengamankan berbagai bahan kebutuhan masyarakat yang dianggap telah kedaluarsa.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih selektif dan berhati-hati saat membeli makanan, dengan memperhatikan masa kedaluarsa barang yang akan dibeli.
Kepala Dinas Kesehatan Melyani Bangun mengatakan, sidak itu memantau parsel-parsel yang dikemas guna mengantisipasi penggunaan barang-barang yang sudah kedaluarsa.
"Kita harus mengatisipasi itu, terutama menjelang Idul Fitri 1436 Hijriyah ini, terutama di tempat-tempat penjuaan parsel, karena yang sangat rawan disisipkan makanan kedaluarsa," katanya.
Melalui sidak tersebut, diharapkan berbagai pusat perbelanjaan modern di Kota Binjai tidak ada lagi yang menjual barang kedaluarsa.
Namun dalam sidak tersebut, tim gabungan dari berbagai instansi pemerintahan di Kota Binjai tidak menemukan adanya barang kedaluarsa.
Meski demikian, tim gabungan menemukan adanya beberapa jenis makanan yang bungkusnya sudah tidak bagus dan makanan tanggal kedaluarsanya tinggal beberapa hari lagi.
"Kami sudah meminta kepada pemilik toko agar barang-barang untuk ditarik," katanya.
Penarikan barang yang hampir kedaluarsa tersebut dimaksudkan agar semua jenis makanan yang diperjualbelikan dalam kondisi terbaik untuk dinikmati saat Lebaran. ***4***
(T.KR-IFZ/B/I. Arfa/I. Arfa) 15-07-2015 21:21:39
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.