Jika memang sudah tak tahan lagi untuk merokok, masuk saja ke toillet, kunci dari dalam hantamlah sepuas-puasnya mau sebungkus gasaklah situ, jangan sporadis dimuka umum, ini namanya Kampung Ramadhan jangan nodai suasana ramadhan.
Hal ini disampaikan Walikota Tebing Tinggi Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan.MM saat membuka resmi Kampung Ramadhan Rabu (1/7) yang digelar dilapangan Merdeka didampingi Unsur FKPD dan ribuan umat muslim yang berlangsung selama 15 hari..
Saya minta petugas keamanan agar mengawasi hal-hal semcam ini, jangan sampai hal-hal semacam ini terjadi lagi, ditengah suasana bulan yang penuh berkah ini, tidak hanya merokok tetapi perbuatan lainnya yang dapat menodai Kampung Ramadhan ini, ujarnya.
Pemerintah Kota menggelar Kampung Ramdhan ini untuk memberikan kesempatan buat para pedagang yang tergolong UKM terutama hasil produk lokal mempromosikan hasil usahanya kepada masyarakat, salah satu upaya Pemko melakukan pembinaan
Dikatakannya, Selain memeriahkan hari jadi Kota Tebing Tinggi yang dalam suasana Ramadhan, disini terjadi transaksi jual beli yang dapat menguntungkan kedua belah pihak pengusaha dan konsumen,harga lebih murah untuk konsumen, dan keuntungan buat pengsaha menambah perekonomian keluarga.
Pembukaan Kampung Ramadhan ini, diisi dengan acara berbuka puasa bersama dan pemberian bantuan tali asih buat ratusan penggali kubur dan bilal mayit se Kota Tebing Tinggi, dan pemberian hadiah kepada juara berbagai perlombaan dalam rangka menyambut HUT Tebing Tinggi.
Usai acara berbuka puasa bersama dilanjutkan dengan sholat berjemaah dianjungan Seri Mersing Lapangan Merdeka, acara selain dihadiri para tokoh masyarakat juga ratusan personil Polres Tebing Tinggi yang juga merayakan HUT Bhayangkara ke 69.
Ikut memberikan sambutan Kapolres Tebing Tinggi AKBP Slamet Loesiono.SIK dan Kajari Tebing Tinggi Fajar Rudi Manurung SH.MH yang pada intinya mengajak untuk bersama-sama meningkatkan silaturahmi antara Pemerintah Kota dengan Masyarakat, membangun Kota Tebing Tinggi dengan Kebersamaan. (del).
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.