Langkat, Sumut, 5/3 (Antara) - Tanaman padi petani yang ada di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diserang organisme pengganggu hama tanaman berupa hama putih palsu seluas 9,3 hektare yakni di Kecamatan Stabat dan Bahorok.

"Dilaporkan seluas 9,3 hektare tanaman padi petani diserang hama putih palsu," kata Koordinator Pengamat Hama Tanaman Dinas Pertanian Kabupaten Langkat Miswandi, di Stabat, Kamis.

Miswandi menjelaskan hama putih palsu yang menyerang tanaman padi petani itu, sudah dilakukan pengendalian oleh patani maupun petugas penyuluh pertanian dilapangan, agar padi tersebut bisa diselamatkan.

Selain hama putih palsu, juga ada serangan hama berupa tikus seluas 4,7 hektare di Kecamatan Selesai, Besitang, Salapian dan Bahorok, termasuk juga serangan siput murbei seluas 1,8 hektare, penggerek batang 1,1 hektare.

Hama juga menyerang tanaman padi seperti walang sangit di Stabat dan Gebang seluas 1,8 hektare, burung seluas satu hektare dan blas seluas satu hektare.

Terhadap serangan tersebut juga sudah dilakukan berbagai upaya penyelamatan di lapangan agar tanaman padi petani tidak terganggu dan bisa panen.

Sementara itu salah seorang petugas pertanian lainnya Sukarman menjelaskan adanya serangan hama tanaman terhadap jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan ubi kayu.

Hama tanaman yang mengganggu tanaman jagung berupa hawar daun seluas tiga hektare, belalang seluas 0,5 hektare dan ulat grayak seluas 0,8 hektare di Sungai Bingei dan Kuala.

Sedangkan tanaman kedelai diserang hama karat daun seluas 0,2 hektare, virus belang 0,3 hektare untuk tanaman kacang tanah, ulat jengkal menyerang tanaman kacang hijau seluas 0,3 hektare dan kutu putih seluas 0,5 hektare di Kecamatan Selesai.***3***

(T.KR-IFZ/B/Suparmono/Suparmono) 05-03-2015

Pewarta: Imam Fauzi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026