Oleh karena itu, ada beberapa program yang menjadi catatan untuk dilaksanakan.
Program tersebut antara lain pengembangan kapasitas SDM khususnya PMR, sosialisasi Kepalangmerahan bagi Kepala Sekolah (Kepsek), terkait pembentukan PMR serta pelatihan dan pendidikan guru pembina dan fasilitator PMR
"Selanjutnya, pembentukan TIM Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT), Pelatihan dan pendidikan SDM baik pengurus, karyawan dan relawan, sarana dan prasarana untuk mendukung tugas kepalangmerahan dan peningkatan layanan donor darah,” ujarnya.
Ketua PMI Batubara dr Jhon Lihar Purba M.KES didampingi sekretaris Muhammad Ali Wibawa menjelaskan, sosialisasi Kepalangmerahan mencakup pembentukan PMR di sekolah, serta pelatihan dan pendidikan guru pembina dan fasilitator PMR.
"HaL ini bertujuan agar kegiatan ekstrakurikuler berupa pembinaan dan pengembangan PMR di sekolah dapat lebih di galakkan,” terangnya. (Ahmad Suhaimi).
Pewarta: Ahmad Suhaimi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.