Tapanuli Utara, 30/1 (antarasumut)- Hujan dengan curah yang cukub besar disertai bongkahan es dan angin berputar melanda TapanauliUtara (Taput).
Hujan yang mengguyur seluruh kawasan Tarutung, Siatas Barita,dan Sipoholon tersebut terjadi sekitar pukul 15:30 hingga pukul 18:30 wib padahari Jumat.
Sejumlah warga sempat panik, pasalnya hujan diserta angin puting beliung dan sambaran petir dan kilat yang cukup besar. Selain itu, diSimaungmaung, tepatnya di Dusun Hariahara Na Godang, Kelurahan huta Toruan IXTarutung rumah yang dihuni dua keluarga mengalami kerusakan yang cukup para.
Rumahyang dihuni oleh Keluarga Natal Siregar, 40 dan keluarga Togar Airtonang, (43) tersebut ditimpa pohon besar yang tumbang dihempas angin.
Belum ada pihak yang dapat dikonfirmasi mengenai peristiwa yang terjadi di Taput tersebut. Hujan deras disertai angin kencang juga membuat sejumlah tiang
telpon mengalami oleng dan hampir tumbang. seperti terlihat di sepanjang jalan
menuju Simaungmaung Dolok.
“Kami ngak tauharus bagaimana lagi, kami sudah mencoba menghubungi Badan PenanggulanganBencana Daerah (BPBD) Taput, namun nomornya tidak aktif,” terang TogarAritonang kepada ANTARA.
Togar mengatakan bahwaperistiwa yang menimpa keluarganya dan tetangganya
tersebut terjadi cukup cepat. Saat itu dia dan keluarganya berada di dalam
rumah koppel tersebut. Dia dan istrinya yang juga memiliki warung kopi
sedang melayani pelanggan.
Namun saat hujan turun dia merasa akan terjadi sesuatu. Kawatir terhadap keselamatananak dan istirnya dia mengajak anak-anaknya untuk keluar rumah dan bergeserkearah teras.
“Kalau tidak kami semua sudah mati. Karena kalian bisa lihat sendiri bagaimana rumah kami hancur total akibat ditimpa pohon besar tersebut,”paparnya.
Kepala Bidang Data BMKGSumut, Sunardi kepada wartawan mengatakan bahwa hujan yang terjadi di Tarutungtersebut merupakan efek cuaca panas yang terjadi di siang hari. Sehingga prosespencairan awan tidak berlangsung dengan baik hingga ketika hujan turun disertaibongkahan es.
Pewarta: Rinto Aritonang:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.