Simalungun, 22/6 (Antara) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Simalungun akan mempertahankan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pemilu legislatif untuk penyelenggara Pilpres 9 Juli 2014.

"Tidak ada penggantian (petugas KPPS), para petugas pemungutan suara akan diberikan bimbingan teknis dalam menjalankan tugas," ujar Divisi Teknis dan Humas, Adelbert Damanik, Minggu.

Komisioner Pemilu di Kabupaten Simalungun ini menyampaikan bimbingan teknis penting dilakukan untuk memperbaiki kinerja yang kurang baik pada Pileg April lalu.

"Selain itu, akan ada perbedaan dalam melakukan tugas sesuai dengan undang-undang Pilpres," kata Adelbert.

Soal waktu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) untuk mengetahui jumlah petugas yang akan disesuaikan dengan anggaran.

"Kita merencanakan pertemuan pada Hari Jumat dengan agenda bimbingan teknis yang disampaikan oleh komisioner KPU Simalungun," ujar dia.

Adelbert menambahkan, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pilpres 2014 sama dengan pelaksanaan Pileg.

"Tidak ada perubahan, namun dari sisi jumlah pemilih bertambah sebanyak 6.340 orang dan akan terus diverifikasi sampai hari "H" pemilihan," kata Adelbert.

Jumlah pemilih pada Pileg sebanyak 631.216, dan untuk Pilpres Juli terdata 637.496, dengan TPS sebanyak 1.685 yang tersebar di 367 desa/kelurahan. (KR-WRS)

Pewarta: Waristo
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026