Medan, 10/6 (Antara) - Bulog Sumatera Utara sedang menunggu pasokan 12.500 ton beras dari daerah lain untuk semakin memperkuat keamanan stok keperluan Puasa Ramadhan hingga idul Fitri.

"12.500 beras yang ditunggu itu sebagian dari 20.000 ton beras yang direncanakan untuk wilayah Sumut setelah 7.500 ton di antaranya sudah masuk dari Pare-Pare, Sumatera Selatan," ujar Kepala Perum Bulog Divre Sumut Fasika Khaerul Zaman di Medan, Selasa.

Dia belum bisa memastikan sebanyak 12.500 ton beras itu masuk dari daerah mana, tetapi disebutkan kemungkinan dari Jawa Timur atau jawa Tengah maupun kembali dari Sumatera Selatan.

"Tetapi yang pasti, pasokan beras itu untuk memperkuat stok Bulog khususnya dalam menghadapi Puasa Ramadhan dan Idul Fitri,"katanya.

Dewasa ini, stok beras Bulog, kata Fasika, juga masih cukup aman sekitar 47 ribuan ton atau mencukupi untuk hampir empat bulan kebutuhan daerah itu yang per bulannya sebesar 11 ribuan ton.

Selain untuk memenuhi kebutuhan beras untuk warga miskin dan antisipasi bencana alam, stok beras itu juga dipersiapkan guna keperluan operasi pasar maupun pasar murah kalau diperlukan.

"Pemerintah Provinsi Sumut berupaya menahan gejolak harga sembako (sembako) menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, jadi kalau memang nantinya harga beras naik dipastikan ada operasi pasar atau pasar murah,"katanya.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Sumut, Roully Tambunan menyebutkan, stok beras di tangan distributor dan pedagang cukup aman atau mencapai 377.000 ton dari kebutuhan setiap bulan yang sebanyak 141.204 ton.

Dengan kondisi stok sebanyak itu, kata dia, artinya untuk Ramadhan sudah cukup aman sehingga harusnya harga beras tidak ada kenaikan menjelang Ramadhan maupun Idul fitri.

Stok yang cukup aman juga ditandai dengan harga beras yang masih tetap stabil mulai dari jenis IR64 yang Rp7.500 per kg dan Rp10 ribu ke atas per kg untuk berbagai jenis beras berkualitas.

"Tidak adanya gejolak harga diharapkan terus terjadi di pasar saat mendekati Ramadhan,"ujar Roully. (E016)

Pewarta: Evalisa Siregar
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026