"Ini menggembirakan karena Sumut memang sedang berupaya mengembalikan kejayaan di sektor pariwisata," kata Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Wien Kusdiatmono di Medan, Senin.
Kenaikan wisman pada 2013 dipicu naiknya kedatangan turis dari beberapa negara seperti Malaysia, Singapura dan China.
Kedatangan turis Malaysia misalnya tahun lalu naik 3,36 persen menjadi 148.465 orang.
Sementara tamu dari Singapura dan China masing-masing naik 34,59 persen dan 31,81 persen atau menjadi. 18.276 orang dan 8.081 orang.
"Hanya tamu dari Belanda dan Australia tahun lalu menurun, selebihnya mengalami kenaikan,"kata Wien.
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumut, Solahuddin Nasution, menyebutkan, kenaikan kunjungan wisman itu masih belum seperti yang diharapkan industri pariwisata.
"Masih perlu kerja keras untuk menaikkan kunjungan wisman ke Sumut apalagi angka 250ribuan orang di tahun 2013 masih jauh di bawah realisasi tahun 1990an yang sempat 500ribuan orang,"katanya.
Untuk menarik wisatawan, selain perlu pembenahan di objek wisata juga harus diikuti peningkatan infrastruktur dan termasuk adanya tambahan objek wisata buatan.
"Harus benar-benar serius membenahi kepariwisataan di Sumut karena persaingan semakin ketat menyusul daerah lain juga terus berupaya menarik wisatawan lebih banyak," katanya.***2***
(T.E016/B/N. Yuliastuti/N. Yuliastuti)
Pewarta: Evalisa Siregar:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.