Medan, 26/12 (Antara) - Penyaluran beras untuk warga miskin atau Raskin di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sudah tuntas 100 persen.

"Penyaluran Raskin sebanyak 15 bulan alokasi untuk kedua daerah itu sudah rampung 100 persen sejak pertengahan Desember dan kabar ini sangat menggembirakan," kata Kepala Kantor Kecil Logistik Sibolga Perum Bulog Rusli di Medan, Kamis.

Untuk Kabupaten Tapanuli Tengah, alokasi Raskin sebanyak 322.605 kg untuk 26.408 rumah tangga sasaran (RTS) yang berada di 20 kecamatan.

Sementara untuk Kota Sibolga sejumlah 73.515 kg untuk warga di empat kecamatan dengan total RTS sebanyak 4.901.

"Kalau penyaluran Raskin di Sibolga sudah selesai 11 Desember, maka di Tapteng rampung tanggal 17 Desember," katanya.

Perampungan penyaluran Raskin itu semakin menggembirakan karena Pemkot Sibolga juga sudah melunasi pembayaran Raskin itu alias tidak memiliki utang.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah juga sudah menegaskan segera menyelesaikan pembayaran Raskin itu.

"Tapanuli Tengah dan Sibolga sama-sama berkeinginan meraih Raskin Award. Sibolga pada tahun lalu sudah meraih posisi kedua setelah Kota Medan," kata Rusli.

Rusli mengakui kesadaran masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota untuk langsung membayar raskin yang diterima sudah semakin besar.

"Mereka semakin menyadari bahwa program Raskin Pemerintah itu sangat membantu sehingga harus didukung," katanya.

Bulog sebagai perpanjangan tangan Pemerintah juga terus berupaya mengembangkan layanan ke masyarakat seperti membuka Gerai Bulog yang menjual berbagai barang kebutuhan utama seperti beras, gula dan minyak goreng dengan harga jual di bawah harga pasar.

Di Kantor Kecil Logistik Sibolga, misalnya Gerai Bulog sudah dibuka Senin (23/12) meski masih melayani penjualan beras, minyak goreng dan telur ayam.

(T.E016/B/Farochah/Farochah)

Pewarta: Evalisa Siregar
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026