"Kita sedang mengembangkan kota ini menjadi kota hijau yang berwawasan lingkungan," kata Wali kota Binjai Muhammad Idaham di Binjai, Minggu.
Untuk mewujudkan konsep kota hijai berwawasan lingkungan, pihaknya telah menyiapkan perencanaan terintegrasi dalam masyarakat yang dicita-citakan untuk mengelola sumber daya manusia dan sumber daya alam secara berkelanjutan (sustainable).
Strategi yang dikembangkan merupakan perwujudan dan peningkatan dan keterkaitan kegiatan budi daya, strategi pengembangan jaringan transportasi.
Pengembangan jaringan transportasi di Binjai juga mempunyai nilai strategis karena berada posisi lintas Aceh, Medan, Langkat, Deli Serdang, yang merupakan program Mebidangro (Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo).
Sejalan dengan upaya itu, pihaknya akan menerapkan program strategis di bidang pengembangan jaringan energi dan strategi pengembangan jaringan sumber daya air.
"Dalam rangka pengembangan sarana perkotaan perlu dilaksanakan peningkatan pelayanan air minum, pengelolaan limbah industri, pengelolaan limbah rumah tangga, dan pengelolaan pemukiman," katanya.
Idaham menambahkan, Binjai ke depan akan melakukan perencanaan beberapa program pintar atau "smart", antara lain, smart agriculture, yaitu pengembangan budi daya pertanian, smart transportation, smart education, smart infrastructur dan smart ecowisata.
Terkait dengan kebijakan publik dan komitmen nasional untuk mewujudkan smart community di Indonesia tersebut, pihaknya berharap dukungan dari semua pihak.
Rencana tersebut juga telah dipaparkan Wali Kota Binjai di hadapan peserta seminar memperingati 55 tahun hubungan diplomatik Republik Indonesia dengan pemerintah Jepang di Jakarta, baru-baru ini.
Seminar itu juga menghadirkan pembicara, di antaranya Marice Hutapea mewakili Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi Kementerian ESDM, K Seki dari NEDO Jepang dan Dr Surya Darma sebagai Wakil Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI).
Sedangkan peserta seminar berasal dari utusan sejumlah perusahaan, LSM, mahasiswa, pemerhati lingkunganm dan perhimpunan persahabatan Indonesia-Jepang. (KR-IFZ)
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.