"Gaponak harus mampu menjadikan Binjai swasembada daging," katanya pada acara pelantikan pengurus Gabungan Kelompok Peternak (Gapoknak) di Binjai, Jumat.
Menurut dia, peluang Binjai untuk menjadi salah satu daerah swasembada daging sapi dibuktikan dengan semakin berkembangnya kelompok usaha pengembangan hewan ternak ternak tersebut di daerah itu.
Di Binjai, lanjutnya, saat ini ada 1.564 kepala keluarga atau 77 kelompok peternak sapi yang giat mengembangkan usaha tersebut.
Oleh karena itu, ia berharap pengurus dan anggota Gapoknak setempat dapat terus bekerja keras menjalankan tugas serta fungsinya dengan sebaik-baiknya.
Dengan demikian, tujuan Gapoknak Binjai kedepan bisa tercapai dengan baik, serta eksistensinya dapat dirasakan langsung oleh peternak maupun kalangan masyarakat luas.
"Untuk mencapai tujuan tersebut tentunya dibutuhkan kemauan, kekompakan, kesatuan pandangan, pemahaman sesama pengurus serta memerlukan dukungan dan kerja sama yang baik dengan organisasi pertanian lainnya yang mempunyai visi yang sejalan dengan Gapoknak," ujar Idaham.
Sejalan dengan harapan tersebut, Idaham mengatakan, Gapoknak harus mampu melahirkan daya saing daerah Kota Binjai di bidang peternakan agar daerah itu turut berperan menyumbang ketersediaan daging untuk skala regional dan nasional.
Apalagi, kata dia, Pemerintah Kota Binjai meletakkan daya saing sebagai salah satu tujuan pembangunan jangka menengah dan hal itu merupakan suatu keharusan di era otonomi daerah sekarang ini.
Hadir dalam acara itu, antara lain Ketua komisi C DPRD Kota Binjai Zulkarnain Dahlan Lubis, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Eddy Gunawan, Kadis Perhubungan Fadlan, para camat dan 77 kelompok peternak. (KR-IFZ)
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.