"Insya Allah anggaran renovasi akan kita tampung dalam APBD tahun 2014," kata Sekda Kota Medan Ir. Syaiful Bahri Lubis saat membuka turnamen Gumarang FC Cup 2013 memperebutkan Piala Ketua DPRD Medan di Stadion Kebun Bunga Medan, Senin.
Turnamen yang diikuti 11 tim ini diharapkan dapat melahirkan bibit muda berbakat untuk dibina menjadi pesepak bola tangguh yang kelak dapat membela panji PSMS khususnya dan sepak bola nasional umumnya, apalagi sepak bola merupakan salah satu olahraga yang sangat digemari masyarakat Kota Medan.
Oleh karena itu, dia memberikan apresiasi kepada Gumarang FC atas digelarnya turnamen sepak bola itu, apalagi kompetisi PSMS belakangan ini vakum sehingga Lapangan Kebun Bunga jarang dipergunakan.
"Apa yang dilakukan Gumarang FC sebagai bentuk kepedulian besar terhadap perkembangan sepak bola di Kota Medan. Saya dan segenap jajaran Pemkot Medan sangat mendukung setiap bentuk kegiatan dalam rangka membangun Kota Medan, khususnya bidang olahraga, terutama sepak bola," katanya.
Untuk itulah dia berharap agar seluruh pengurus sepak bola di Kota Medan terus meningkatkan pola pembinaan yang lebih intens, terencana, dan berkesinambungan.
Dengan demikian, diharapkan dapat menemukan bibit pesepak bola yang tangguh dan potensial sehingga dapat mengharumkan nama Kota Medan di tingkat nasional maupun internasional.
"Kami juga berkeinginan agar masing-masing kecamatan memiliki minimal satu klub sepak bola dan rutin mengikuti kompetisi," katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Medan Drs. Amiruddin mengatakan bahwa turnamen tersebut digelar sebagai bentuk rasa keprihatinan melihat kevakuman roda kompetisi PSMS akibat terjadinya perseteruan antara pengurus.
Untuk itu, dia berharap peseteruan itu tidak terjadi lagi dan para pengurus untuk tetap menggulirkan kembali kompetisi.
Karena kevakuman tersebut, kata dia, dirinya memberanikan diri bersama pengurus Gumarang FC untuk menggelar turnamen Gumarang FC Cup 2013 memperebutkan Piala Ketua DPRD Medan dengan harapan dapat menjadi embrio agar kompetisi dapat bergulir kembali.
"Saya akui mengurus sepak bola cukup sulit sehingga harus mendapat dukungan penuh semua pihak. Dengan begitu, sepak bola kita tidak tertinggal dari daerah lain. Apalagi, PSMS sudah punya nama, jadi jangan hilang begitu saja," katanya. (KR-JRD)
Pewarta: Juraidi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.