Medan, 14/8 (Antara) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara memulai pencetakan berbagai logistik pemilihan kepala daerah setempat yang akan dilaksanakan pada 19 September 2013.

Anggota Komis Pemilihan Umum (KPU) Batubara Donni Harahap yang dihubungi Antara di Medan, Rabu mengatakan, pencetakan logistik pilkada tersebut dilakukan setelah ditetapkannya perusahaan yang memenangkan tender pengadaan logistik itu.

"Hari ini sudah ditetapkan pemenangnya. Perusahaan berasal dari Sumut," ucapnya, tanpa memberitahukan nama perusahaan tersebut.

Menurut dia, berbagai logistik pilkada seperti formulir, kertas suara, kotak suara, alat coblos, dan tinta tersebut direncanakan dapat diselesaikan dalam waktu 21 hari.

Jadwal tersebut ditetapkan agar berbagai logistik Pilkada Batubara itu dapat didistribusikan tepat waktu ke seluruh tempat pemungutan suara (TPS).

Setelah penentuan perusahaan yang akan mengadakan logistik tersebut, pihaknya akan melakukan tahapan berikutnya berupa pelaksanaan kampanye yang dilaksanakan pada 2-15 September 2013.

Sebelum kampanye itu dilaksanakan, pihaknya akan mengumpulkan seluruh tim pemenangan pasangan cabup dan cawabup Batubara untuk berkoordinasi.

"Kami sangat berharap pasangan calon yang menjadi 'pengantin' dalam pilkada ini juga hadir," ucapnya, berharap.

Donni mengatakan, koordinasi tersebut dibutuhkan untuk menentukan zona dan jadwal kampanye agar prosesnya dapat berjalan dengan aman dan lancar.

"Kami belum menetapkan zona kampanye. Kami perlu menerima masukan dari mereka," ujarnya.

Pelaksanaan kampanye yang dimulai pada 2 September 2013 tersebut akan diawali dengan penyampaian visi dan misi pasangan calon dalam rapat paripurna DPRD Batubara.

Setelah proses kampanye berakhir pada 15 september, KPU Batubara akan memberlakukan masa tenang selama tiga hari. "Pada 19 September, kita akan melakukan pemungutan suara," ujar Donni.

Pilkada Batubara diikuti enam pasangan cabup dan cawabup yakni pasangan Gong Matua Siregar dan Achmad Dani(nomor urut 1) yang mendaftar dari jalur perseorangan.

Kemudian, pasangan Zulkarnain dan Masyitah (nomor urut 2) yang didukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP).

Selanjutnya, pasangan Kurnia Gunawan dan Nurmala (nomor urut 3) yang didukung Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Damai Sejahtera (PDS), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Setelah itu, pasangan Yahdi Khair Harahap dan Syarkowi Hamid (nomor urut 4) yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, dan Partai Matahari Bangsa (PMB).

Pasangan nomor urut 5 adalah Zahir dan Suriono yang didukung PDI Perjuangan, Partai Republika Nusantara, dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Sedangkan nomor urut 6 adalah pasangan OK Arya Zulkarnain dan Harry Nugroho yang juga mendaftar dari jalur perseorangan.(I023)

Pewarta: Irwan Arfa
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026