Medan, 17/7 (antarasumut)- Uji coba padi hibrida Varietas Optima produksi PT. Longping High-Tech Indonesia sebagai produsen varietas Optima dengan PT. Growth Sumatera Industry sebagai penyalur dengan membuka lahan percobaan di Kabupaten Serdang Bedagai, Kecamatan Perbaungan, Desa Lubuk Rotan dinilai sukses.

Hal itu ditandai dengan produksi padi yang dihasilkan pada panen yang turut disaksikan Wakil Gubernur Sumatera Utara Ir. H. Tengku Erry Nurad, Senin. Turut hadir Kadis Pertanian Sumut Ir. M. Roem, Kepala BP3K Bonar Sirait, Bupati Serdang Bedagai Ir. H. Soekirman, Kadis Pertanian dan Peternakan Serdang Bedagai Ir. Syafaruddin serta berbagai tokoh dari kabupaten dan provinsi, Konjen RRT di Mdm. Yang Lingzhu, General Manager PT. Longping High-Tech Indonesia Mr. Li Haotong, Pakar Pertanian dari PT. Longping High-Tech Indonesia Mr. Yi Zhenhua, Ketua LIC Sumut/Presiden Komisaris PT. Growth Sumatera Industry Fadjar Suhendra, Ketua Harian LIC Sumut Juswan Tjoe serta pengurus lainnya.

Wakil Gubernur Sumatera Utara mengaku gembira atas keberhasilan uji coba penanaman benih Hibrida Optima dari PT. Longping High-Tech Indonesia di Kabupaten Serdang Bedagai. Hal ini menunjukan bahwa kehadiran benih hibrida Optima ini akan meningkatkan hasil produksi padi di Provinsi Sumatera Utara, serta meningkatkan pendapatan para petani.

"Ini merupakan hal yang baik. Selain mendukung para petani menggunakan beniht hibrida Optima, beliau juga menyampaikan terima kasih kepada LIC Sumut serta PT. Growth Sumatera Industry yang telah memasukkan varietas padi unggul dari China, melakukan hal yang berjasa dalam peningkatan pertanian setempat," katanya.

Dalam uji coba dipilih 5 orang petani yang memiliki pengalaman bertanam padi. Acara diadakan di sekitar lahan percobaan milik Ismet, petani yang memiliki hasil tanam terbanyak. Sebelum penanaman, Ismet serius mempelajari teknis penanaman, mengikuti aturan penanaman benih Optima secara teratur.

Hasilnya ternyata cukup lumayan, berdasarkan hasil pengubinan yang dilaporkan Petugas Penyuluh Pertanian bersama BPS Sergai, panen kali ini mendapatkan hasil 10.8 ton/Ha. jika pemanenan diundur 10 hari lagi, maka dapat dihasilkan kisaran 11-12 ton/ Ha.

Dijelaskan dia, penanaman beniht Optima sangat sederhana, tidak jauh berbeda dengan benih lainnya, hanya butuh mengubah cara pemikiran dan pengaturan saat penanaman, ditambah dengan adanya benih yang bagus, maka akan dihasilkan juga bagus.

Ismet juga mengatakan, dia bersedia berbagi pengalaman penanaman terhadap rekan-rekannya, jika perlu bisa hubungi dia langsung.


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026