Medan, 13/7 (Antara) - Masyarakat Sumatera Utara diimbau untuk melakukan gerakan hemat energi, sehingga ke depan diharapkan tidak ada lagi terjadi pemadaman listrik di daerah itu.

"Ke depan diharapkan ketersediaan listrik akan semakin terpenuhi. Untuk itu kita harus mulai dari sekarang melakukan hemat energi," kata Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho saat membuka Ramadhan Fair ke-X di Taman Sri Deli Medan, Sabtu.

Ia mengatakan gerakan energi harus dilakukan secara bersama oleh masyarakat Sumut, dan untuk melakukan itu banyak cara yang dapat dilakukan, misalnya dengan mematikan lampu jika hendak tidur.

"Jadikan Bulan Ramadhan ini menjadi momentum gerakan hemat energi. Seperti kalau kita mau tidur lampu tidak dinyalakan, dan kita yakin, agar Kota Medan bisa lebih berdaya saing dengan melakukan gerakan hemat energi," katanya.

Ia juga mengatakan momentum Ramadhan Fair tersebut hendaknya dapat dijadikan awal bisnis bagi para pelaku UMKM untuk terus menerus melakukan perubahan dalam meningkatkan kualitas yang dihasilkan.

Demikian juga dengan pramusajinya juga sudah ada perubahan, dengan menutup auratnya, tidak seperti tahun-tahun yang lalu, banyak pramusaji yang tidak menutup auratnya sehingga mengurangi nilai-nilai Ramadhan Fair itu sendiri.

"Kita harapkan dengan even Ramadhan Fair ini akan terjadi sinergi antara pelaku UKM dengan pemerintah sehingga pelaku UMKM di Kota Medan ke depan semakin baik. Mari jadikan Ramadhan Fair ini menjadi kebangkitan ekonomi dan sosial kebersamaan karena adanya kebersamaan di antara kita," katanya.

Ramadhan Fair ke-10 tahun 2013 ini digelar di tiga lokasi berbeda yaitu Taman Sri Deli Jalan Masjid Raya Medan, Lapangan Martubung Kecamatan Medan Labuhan dan Lapangan Cadika Pramuka Jalan Karya Wisata Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor.

Sekitar 384 stan telah dipersiapkan secara gratis untuk menampung para pemangku kepentingan, usaha kuliner, UMKM serta masyarakat mengikuti acara religius yang telah menjadi ikon Kota Medan tersebut.

Stan yang tersedia di Taman Sri Deli sebanyak 250 buah dengan perincian untuk kuliner sebanyak 175 stand dan UMKM sebanyak 75 stan.

Kemudian di Martubung, stan untuk kuliner sebanyak 24 stan dan UMKM 70 stan, sedangkan di Lapangan Cadika Pramuka, stan untuk kuliner sebanyak 20 unit dan UMKM sebanyak 20 stan.***3*** (T.KR-JRD/B/S. Suryatie/S. Suryatie) 13-07-2013 12:44:14

Pewarta: Juraidi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026