"Kami minta PLN tidak melakukan pemadaman listrik selama Remadhan, termasuk pada saat umat muslim melaksanakan shalat tarawih," kata Ketua DPRD Kota Medan, Amiruddin, di Medan, Selasa.
Menurutnya, pemadaman lisntrik dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan umat Islam yang tengah menjalankan ibadah puasa, shalat lima waktu dan tarawih.
"Jika ingin melakukan pemadaman, PLN harus memberitahukannya lebih awal kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat mengantisipasinya," ujarnya.
Menanggapi banyaknya pedagang petasan selama Ramadhan, ia berharap Kapolresta Medan bersama jajarannya untuk segera melakukan razia terhadap setiap penjual petasan, sebab suara petasan sangat mengganggu kekhusukan dalam beribadah.
"Razia terhadap pedagang petasan harus terus diintensifkan oleh pihak kepolisian," katanya.
Khusus kepada Pemkot Medan, pihaknya menyarankan agar secara rutin menerjunkan tim ke pasar-pasar tradisional untuk memantau perkembangan dan ketersediaan berbagai jenis bahan kebutuhan pokok.
"Langkah tersebut perlu dilakukan karena menjelang hari-hari besar keagamaan, banyak pihak-pihak yang melakukan penimbunan barang, sehingga menyebabkan barang dipasaran terbatas dan akibatnya harga jadi naik," kata Amiruddin.(KR-JRD)
Pewarta: Juraidi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.