Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rudenim Medan Yusuf Umardani, Rabu, mengatakan bahwa imigran tersebut ditangkap aparat kepolisian yang bekerja sama dengan Imigrasi, Jumat (17/5).
Orang asing itu, dengan mudah diringkus setelah melihat foto-foto mereka yang masuk kedalam DPO.
"Jadi, warga asing pelarian itu cepat dikenali petugas," ujarnya.
Yusuf mengatakan, seluruh foto-foto warga asing yang melarikan diri itu, telah disebarkan ke seluruh kantor Polres, Imigrasi dan Polda se-Sumatera.
Sebelumnya, sebanyak 29 tahanan warga asing menghilang dari Rudenim, Jumat (3/5) sekitar pukul 04.00 WIB dengan cara merusak kawat halus dinding Lapangan Futsal di Lantai II.
Seterusnya, mereka melompat ke Lantai I dengan menggunakan kain dan menggali tanah dibawah pagar kawat samping utama Rudenim.
Dalam aksi pelarian tersebut, petugas Rudenim Medan berhasil mengamankan empat orang, yakni tiga warga Srilanka dan satu warga Iran dan sudah kembali dimasukkan ke dalam kamar tahanan.
Para tahanan yang belum ditemukan 25 orang lagi, yakni 14 orang warga Srilanka, empat warga Bangladesh, dua warga Pakistan, dua warga Iran, dua warga Afghanistan dan satu warga Myanmar.
Data yang diperoleh di Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sumut, hungga Juni 2012 tercatat sebanyak 131 warga asing di Rudenim Belawan, beberapa diantaranya, Afghanistan (48 orang), Bangladesh (4 orang), Sri Lanka (7 orang), Pakistan (3 orang), Myanmar (54 orang) Afrika ( 1 orang), Somalia (4 orang) dan Thailand (2 orang).***2***
(T.M034/B/I. Zulkarnaen/I. Zulkarnaen) 29-05-2013 20:16:18
Pewarta: Munawar Mandailing:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.