Medan, 15/5 (Antara) - Kepolisian Daerah Sumatera Utara mencatat adanya 32 korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas selama delapan hari pelaksanaan Operasi Simpatik Toba 2013.

Kasubbid Pengelola Informasi dan Data Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, Rabu, mengatakan, jumlah korban tewas itu ditemukan dalam 81 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi.

Selain 32 korban tewas, pihaknya juga mencatat adanya 36 korban luka berat dan 89 korban luka ringan dalam delapan hari pelaksanaan Operasi Simpatik Toba 2013 tersebut.

Jika dibandingkan dengan periode sama dalam Operasi Simpatik Toba 2012, jumlah korban tewas itu turun 3,03 persen (33 orang pada 2012), kecelakaan lalu lintas turun 27,03 persen (111 kasus), luka berat turun 28 persen (50 orang), dan luka ringan turun 32,06 persen (131 orang).

Dalam delapan hari Operasi Simpatik Toba 2013 tersebut, pihak kepolisian mencatat adanya 15.469 kasus pelanggaran aturan dan tertib berlalu lintas di Sumut.

Dari jumlah pelanggaran itu, pihak kepolisian memberikan penindakan berupa tilang sebanyak 4.119 kali, sedangkan sisanya yakni 11.350 pelanggaran hanya diberikan teguran, terutama pelanggaran ringan.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, pihak kepolisian terus memberikan penyuluhan kepada pengguna jalan.

Pihak kepolisian juga memasang spanduk imbauan tertib lalu lintas di sejumlah lokasi, pemasangan stiker, dan billboard yang mengajak dan mengingatkan masyarakat tentang pentingnya tertib di jalan raya.

Lain lagi dengan pengerahan polisi sahabat anak, pramuka saka bhayangkara, "police go to campus", dan penyuluhan tentang tertib lalu lintas ke sekolah-sekolah.

"Dengan berbagai kegiatan itu, diharapkan kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa bisa dikurangi," katanya. ***2***
(T.I023/B/Z. Abdullah/Z. Abdullah)

Pewarta: Irwan Arfa
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026