Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyatakan ketersediaan Minyakita di wilayah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Sebenarnya untuk Minyakita tidak ada kelangkaan, karena saat ini kami memiliki stok cukup yakni sekitar 4,6 juta liter," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Senin.
Budi mengatakan stok tersebut dialokasikan untuk program bantuan pangan yang akan disalurkan kepada sekitar 1,7 juta penerima manfaat di Sumut.
Selain itu, kata dia, tersedia pula Minyakita komersial sekitar 400.000 liter yang penyaluran diprioritaskan sesuai Peraturan Kementerian Perdagangan Tahun 2025, yakni melalui penginputan terlebih dahulu ke Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) sebelum didistribusikan ke pasar.
"Kami juga mengupayakan dalam satu hingga dua minggu ke depan pasokan Minyakita kembali normal," ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan Minyakita di pasaran karena pasokan tetap tersedia dan terus disalurkan.
Budi menambahkan pihaknya terus meningkatkan distribusi Minyakita ke pasar guna menjaga stabilitas pasokan dan harga minyak goreng tersebut.
Terkait harga, ia memastikan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita sebesar Rp15.700 per liter masih berlaku dan tidak mengalami kenaikan.
"Kami menjamin penyaluran Minyakita ke pasar sesuai dengan HET dan terus berupaya menjangkau seluruh pasar di Sumut," katanya.
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2026