Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution meminta organisasi Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ikut berperan membantu pemerintah menjaga pasokan pangan di provinsi tersebut.

Selain memenuhi permintaan pasar, ia mengatakan hal ini juga untuk menjaga stabilitas harga di pasaran agar tidak memicu inflasi, seperti yang sempat terjadi komoditas cabai merah. 

"Ya, kita harus menjadikan hasil produksi pangan prioritasnya di dalam provinsi," kata Bobby usai menerima pengurus KTNA Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Selasa.

Menurut dia, jangan hanya karena alasan harga lebih tinggi, lantas para petani di wilayah Sumut menjual produk pangan ke provinsi lain.

"Bukan berarti kita tidak membantu daerah lain, tapi jangan sampai masyarakat kita di sini kesulitan mendapat barangnya, sementara produksinya di sini," kata Bobby menjelaskan. 

Pihaknya mengapresiasi kelompok tani, termasuk KTNA Sumut karena telah memberikan kontribusi dalam pengembangan sektor pertanian.

"Khususnya budi daya hortikultura, serta upaya mendidik generasi muda agar tertarik menekuni sektor pertanian dan perikanan," kata Bobby.

Gubernur juga menyambut baik rencana KTNA Sumut untuk menghadiri Pertemuan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke-XVII di Gorontalo pada Juni 2026.

"Tentunya kami mendukung KTNA ini bisa sejalan dengan program Pemprov Sumut. Apalagi lahan kita banyak yang potensial sebagai lahan pertanian, namun belum dikelola," kata Bobby.

Ketua KTNA Sumut Purnama Dewi Daulay memberi apresiasi perhatian dan kepedulian pemerintah atas potensi produksi pangan, sehingga petani dan nelayan mendapatkan prioritas pembangunan.

Di beberapa daerah, menurut dia, KTNA Sumut tengah melatih ratusan anak muda dalam mengelola lahan pertanian dan perikanan.

Pihaknya berharap pemerintah menyediakan lahan potensial agar semakin banyak generasi muda memperoleh pendidikan, dan langsung menjadi petani atau peternak.

"Kami terima kasih atas perhatian Gubernur yang antusias untuk bisa mengembangkan sektor pertanian dan perikanan. Tentunya, kita juga terus bergerak dan berkolaborasi bersama pemerintah provinsi," kata Purnama.

 

Pewarta: Muhammad Said

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2026