Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan sebanyak 5.600 ton beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menstabilkan harga bahan pokok itu di pasaran.
"Dimulai Juli, kami telah menyalurkan sebanyak 5.600 ton beras SPHP ke mitra," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto di Medan, Jumat.
Budi mengatakan total ribuan ton itu telah disalurkan ke mitra yakni pengecer di pasar rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, gerai pangan binaan pemerintah daerah, Rumah Pangan Kita (RPK) serta swalayan/toko ritel modern, gerakan pangan murah Polri maupun TNI.
Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumut, pemerintah kabupaten/kota di wilayah ini terkait gerakan pangan murah (GPM).
Ia mengatakan program gerakan pangan murah dengan penyaluran beras SPHP dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu Pemprov Sumut maupun kota/daerah tinggal membuat surat permintaan kepada pihak Bulog dalam penyaluran beras tersebut.
"Adanya peningkatan penyaluran beras SPHP tersebut, harga beras di pasar kami pantau ada yang turun Rp500 per kilogram," kata Budi.
Ia menambahkan masuknya musim panen pada September di sejumlah daerah di Sumut diharapkan harga beras nantinya berangsur turun.
"Aturan dalam penjualan tetap sama sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp13.100 per kilogram. Hanya saja untuk harga jual tergantung kebijakan setiap instansi," katanya.
Budi menambahkan untuk stok di Gudang Bulog di wilayah ini dengan total 47.570 ton yang cukup untuk menstabilkan harga pangan tersebut.
"Kami juga mengajukan lagi ke pusat karena gerakan pangan murah terus dilakukan di seluruh kelurahan di wilayah Sumut," tutur dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bulog Sumut salurkan 5.600 ton beras SPHP guna stabilkan harga
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2025