Imam Mukhair SS MHum adalah seorang aparatur sipil negara (ASN) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara yang telah lama berkecimpung di bidang kehumasan.

 

Dia mengawali karier sebagai pegawai negeri sipil (PNS) sebagai staf di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada 2003.

 

Pria kelahiran Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada 4 Mei 1982 ini kemudian dipindahkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Sumut di Subbagian Humas pada 2007.

 

Anak dari pasang Ridwan Rokan dan Khadijah Siregar ini pun mulai bertugas sebagai Panitia Penyelenggara Haji Embarkasi (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Medan.

 

"Awal bertugas dipercaya sebagai penulis berita untuk publikasi Buletin Haji yang terbit setiap hari," tutur Imam.

 

Beliau sempat menambah ilmu jurnalistik dengan mengikuti kursus singkat di Tempo Institute Jakarta merupakan tempat pelatihan menulis selama tiga hari.

 

Tercatat, Tempo Institute menerbitkan sertifikat Imam Mukhair atas keikutsertaan kelas jurnalistik praktisi humas Kementerian Agama RI di Gedung Tempo Jakarta pada 28 - 30 November 2016.

 

Anak keempat dari lima bersaudara ini selalu membangun relasi, termasuk jamaah haji, keluarga haji, kalangan jurnalis, dan berbagai instansi terkait.

 

Sosoknya yang ramah dan humoris ini membuatnya dirinya disenangi sekaligus disegani setiap orang bertemu dengan dirinya.

 

Sertifikat Tempo Institute atas nama Imam Mukhair. ANTARA/HO-PPIH Debarkasi Medan

 

"Dalam melaksanakan tugas saya enggak suka 'neko-neko'. Terpenting prinsip saya kerja, kerja, dan kerja. Boleh santai, namun kerjaan harus selesai dahulu," jelas Imam.

 

Pria yang sehari-hari murah senyum ini sempat dipindahkan ke Kantor Kemenag Kota Medan pada 2019, walau akhirnya kembali ke Kanwil Kemenag Provinsi Sumut pada 2024.

 

"Bagi saya setiap tugas yang diberikan pimpinan adalah amanah walau sekecil apapun. Saya punya prinsip harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, kerja keras, dan penuh dedikasi," tegas Imam.

 

Alumni S2 Universitas Negeri Medan pada 2021 ini menceritakan, tugas humas adalah bertanggung jawab menjaga citra positif Embarkasi Haji Medan melalui berbagai media, termasuk media sosial, laman website, dan media massa.

 

"Sebagai humas harus bisa menjalin kerja sama, bersinergi, dan komunikasi semua mitra kerja. Humas bertanggungjawab, disiplin, dan memiliki sikap yang baik dalam memberikan pelayanan," ungkapnya.

 

Di musim keberangkatan haji Embarkasi Medan 2025, bisa dibilang Imam Mukhair bekerja tanpa kenal waktu. Terlebih, jamaah masuk Asrama Haji Medan dengan waktu bervariasi. 

 

"Adakalanya pagi, malam, bahkan dini hari. Kehadiran sebagai humas untuk memberitakan keberangkatan jamaah calon haji sangat diperlukan," tegas dia. 

 

Tak ayal, dirinya pun selalu begadang guna merampungkan laporan keberangkatan maupun kedatangan jamaah haji asal Sumatera Utara.

 

"Untuk itu, diperlukan stamina prima dan bekerja ikhlas," kata Imam.

 

 

Pewarta: Muhammad Said

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2025