Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah daerah di Indonesia diguyur hujan pada Kamis.

Laman web resmi BMKG di Jakarta, Kamis, mencatat sejumlah wilayah, seperti Banda Aceh, Pangkal Pinang, Banjarmasin, dan Kupang bakal diguyur hujan dengan disertai petir.

Sedangkan hujan dengan intensitas sedang diprakirakan bakal mengguyur Yogyakarta dan Pontianak. Selain itu, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di Pekanbaru, Tanjung Pinang, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Ternate, Mataram, Makassar, Kendari, Manokwari, dan Jayapura.



Sejumlah wilayah, seperti Medan, Serang, DKI Jakarta, Denpasar, Palangka Raya, Samarinda, Mamuju, dan Ambon diprakirakan bakal diliputi awan.

Cuaca cerah diprakirakan hanya terjadi di Bengkulu dengan suhu udara berkisar antara 24-32 derajat Celsius dan kelembapan antara 60-95 persen.

Kemudian, cuaca cerah berawan diprakirakan terjadi di Padang, Jambi, Bandar Lampung Gorontalo, dan Manado.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengimbau masyarakat waspada dan siaga menghadapi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang masih mengancam sebagian besar wilayah Indonesia hingga Februari 2024.

"Cuaca ekstrem ini dapat terjadi selama periode puncak musim hujan di bulan Januari dan Februari. Potensi hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi masih memiliki peluang yang tinggi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia," kata dia.



Untuk daerah dataran tinggi atau rawan longsor dan banjir, dia meminta masyarakat mewaspadai dampak cuaca ekstrem, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, dan berkurangnya jarak pandang.

"Sebaiknya secara berkala atau sebelum beraktivitas, masyarakat memantau informasi cuaca yang dikeluarkan resmi oleh BMKG. Dengan begitu dapat lebih antisipatif jika sewaktu-waktu terjadi cuaca ekstrem," tuturnya.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG prakirakan sejumlah daerah di Indonesia diguyur hujan

Pewarta: Sean Muhamad

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2024