Atlet para catur Sumatera Utara berhasil menyumbangkan tiga medali emas bagi kontingen Indonesia di ajang Asian Para Games (APG) di Hangzhou, China.

Ketua National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara, Alan Sastra Ginting, melalui pesan WhatsApp, Jumat, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi perjuangan atlet Sumut yang berjuang dengan maksimal demi mengharumkan nama bangsa.

Alan mengatakan torehan medali yang diraih atlet asal Sumut tersebut sudah melampaui target yang ditetapkan NPC Sumut yang tadinya hanya satu medali emas.

"Alhamdulillah, target semula kami satu medali emas ternyata sudah melampaui target jadi tiga emas. Sampai sejauh ini juga capaian atlet tidak ada yang lepas dari target. Mudah–mudahan ini bisa bertambah," katanya.

Ketiga medali emas tersebut masing-masing dua medali emas disumbangkan Aisyah Putri di nomor Individual Standart IV-B2/B3 dan tim Standart IV-B2/B3, kemudian satu medali emas melalui pecatur senior Nasip Farta Simanja di Standard PI.
Selain tiga emas, pecatur Sumut juga menyumbangkan satu perak atas nama Khairunisa di nomor Standart IV-B2/B3 dan satu medali perunggu melalui tim Standart IV-B1 melalui pasangan Yustina Halawa/Wilma Margaretha.

Sebelumnya, dua medali juga dipersembahkan para atletik Sumut. Medali perak disumbangkan oleh sprinter Eko Saputra di nomor lari 100 meter T12 putra dan medali perunggu melalui Nur Ferry Pradana di nomor 100 meter T47 putra.

"Sekali lagi kami sangat bangga dengan perjuangan atlet kita di APG ini," katanya.

Indonesia sendiri dipastikan mampu mencapai target torehan medali emas di ajang APG 2023. Dari hasil sementara torehan medali hingga Kamis (26/10) malam, Indonesia sudah mengoleksi 19 emas, 17 perak, dan 26 perunggu dan berada di posisi tujuh.

Target 19 emas akhirnya sukses dipenuhi kontingen Indonesia dan masih berpeluang melampaui target awal karena sejumlah cabor masih memperlombakan nomor final.  
 

Pewarta: Juraidi

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023