General Manager Pelindo Regional I Belawan Jonedi Ramli mengatakan pihaknya mendukung rencana PT Pelni cabang Medan untuk menambah perjalanan reguler Medan-Batam dengan KM Kelud menjadi dua kali dari sebelumnya sekali dalam seminggu.

"Pada prinsipnya kami sangat mendukung rencana itu," ujar Jonedi kepada ANTARA di Medan, Rabu.

Dia mengakui jumlah penumpang menuju Batam dari Pelabuhan Belawan selalu tinggi dengan rata-rata jumlahnya mencapai 2.000-an orang per keberangkatan dari Medan. Adapun kapasitas maksimal KM Kelud adalah 2.607 penumpang.

Mereka, Jonedi melanjutkan, mayoritas orang-orang yang memiliki kepentingan ke Batam, misalnya urusan bisnis.

"Selain membantu rutinitas tersebut, penambahan rute juga dapat mendukung semakin banyaknya wisatawan ke Medan dari Batam dan sebaliknya," tutur dia.

Pelindo Regional 1 Belawan, dia menegaskan, siap memberikan pelayanan maksimal kepada penumpang ketika rute Medan-Batam tersebut diaktifkan.

Mereka pun bersedia kalau memang diperlukan penambahan atau perubahan fasilitas di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan.
"Kami akan mengecek kembali fasilitas-fasilitas yang ada," kata Jonedi.

PT Pelni cabang Medan mengkaji kemungkinan penambahan rute Belawan-Batam pulang pergi sebanyak dua kali seminggu dengan KM Kelud demi memfasilitasi tingginya permintaan penumpang.

Untuk menambah jalur tersebut, Pelni Medan melakukan kajian dan evaluasi secara komprehensif.

Setelah itu, mereka akan mengirimkan hasilnya ke Pelni Pusat di Jakarta setidak-tidaknya pada Agustus 2023. Dari sana, permohonan tersebut akan diajukan ke Kementerian Perhubungan.

Vice President Pemasaran Non-Komersial PT Pelni Presda Simangasing menyatakan bahwa dirinya sepakat dengan rencana penambahan rute Belawan-Batam tersebut.

Akan tetapi, Presda mengingatkan bahwa prosesnya akan memakan waktu karena harus mendapatkan persetujuan dari pemerintah atau dalam hal ini Kementerian Perhubungan. 

Oleh sebab itu, agar lebih cepat, dia menyarankan supaya permintaan datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atau Pemerintah Kota Medan.

Pewarta: Michael Siahaan

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023