Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara melalui Dinas Pendidikan Taput meluncurkan dan menyosialisasikan mata pelajaran muatan lokal demi mengembangkan keterampilan siswa PAUD, SD dan SMP tahun ajaran 2023 di Sopo Partungkoan Tarutung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Taput Bontor Hutasoit selaku perancang muatan lokal dimaksud mengungkapkan, penerapan kurikulum muatan lokal memberikan peluang kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan yang dinilai perlu oleh daerah yang bersangkutan, sehingga muatan lokal harus memuat karakteristik budaya lokal, keterampilan, nilai nilai luhur budaya setempat serta mengangkat permasalahan sosial dan lingkungan yang pada akhirnya mampu membekali siswa dengan keterampilan dasar sebagai bekal dalan kehidupan atau "life skill".

"Ada tiga poin kurikulum yang disosialisasikan dan diluncurkan, yakni pendidikan muatan lokal budaya (Bahasa dan sastra, aksara batak, seni budaya, dan kearifan lokal), pendidikan hospitality pariwisata, pendidikan mitigasi bencana yang disusun dan disesuaikan dengan kurikulum merdeka," terang Bontor Hutasoit, Kamis (13/7).

Ketiga poin dalam kurikulum bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya daerah, mengenal dan mencintai lingkungan alam, sosial budaya dan spritual di daerah, wawasan kemampuan meningkatkan wira usaha (entrepreneurship), meningkatkan kemampuan dan keterampilan di bidang  tertentu sesuai ciri khas, potensi, keunggulan dan kearifan lokal.

Juga, untuk penguatan pendidikan karakter anak untuk harmonisasi olah hati, rasa, pikir dan raga, serta mengenal dan mencintai sumber daya lokal untuk bisa mengembangkan di masa depannya, serta meningkatkan wawasan dan pemahaman tentang Geopark Kaldera Toba.

Dikatakan, penerapan kurikulum muatan lokal di latar belakangi terkikisnya budaya lokal dengan majunya tekhnologi dan digitalisasi serta kemajuan peradaban manusia serta pengaruh budaya luar yang sangat besar terhadap generasi muda,dan juga di dasari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 79 tahun 2014 tentang muatan lokal kurikulum 2013.

"Pelaksanaan muatan lokal ini dimulai tahun ajaran 2023/2024 bulan Juli 2023. Uji coba pelaksanaan mulai ajaran baru selama dua minggu, dan pelaksanaan teknis akan diawali setelah uji coba dilaksanakan," jelasnya.

Agenda sosialisasi dan peluncuran muatan lokal dipimpin Wakil Bupati Sarlandy Hutabarat didampingi Asisten Pemerintahan Bahal Simanjuntak dan Kadisdikbud Bontor Hutasoit dan para Kepala Sekolah tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama se Taput.

Sejumlah narasumber sengaja dihadirkan, mulai dari Zulkifli Anas (Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud RI), Benny Simanjuntak (Sekretaris Dinas Pariwisata Taput), Febrina Tampubolon (Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Taput), serta Ezra Jhemiyanta (Widyaswara Balai Penjaminan Mutu Pendidikan).

Pewarta: Rinto Aritonang

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023