Kontingen kecamatan Medan Amplas berhasil menguasai cabang olahraga (Cabor) gateball pada pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Kota Medan VIII/2023 digelar di lapangan gateball STOK Bina Guna Jalan Aluminium Raya Medan yang  berakhir Jumat (24/2/2023)

KONI Amplas di bawah koordinator Yuni Fitriani ini berhasil mendulang 3 emas dan 1 perunggu. Medali emas di raih Luis Sibastian Manihuruk (single putra), Ronaldi dan Hafi Wildan (double putra) dan Dwiki Marsyandi, Daffa Abyu dan Saskia (triple mix) sedangkan perunggu diraih Wiyasah Fatih dan Lidya Indah pada nomor double mix.

Peringkat kedua Medan Perjuangan dengan raihan 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Posisi ketiga milik Medan kota dengan torehan 1 emas dan 1 perak. Medan Tembung dan Medan Maimun harus puas diposisi keempat dengan raihan 1 perak dan 2 perunggu. Medan Denai menempati peringkat kelima dengan raihan 3 perunggu dan Medan Area menjadi juru kunci dengan mendulang 1 perunggu.

Ketua Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Kota Medan Dicky Hendrawan mengatakan minat masyarakat terhadap gateball semakin berkembang pesat khususnya bagi pelajar kota Medan. Olahraga gateball dapat mengasah kemampuan bekerja sama dalam tim yang juga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. 

"Olahraga gateball membutuhkan strategi dan kerja sama tim. Untuk itu para atlet yang telah meraih prestasi pada ajang Porwil Kota Medan jangan cepat berbangga hati. Atlet tersebut harus terus berlatih mengasah kemampuan untuk menjadi atlet pelapis yang dipersiapkan untuk menggantikan atlet Pelatda yang terkena degradasi sesuai aturan yang berlaku", tuturnya.

Dicky menambahkan bagi atlet yang belum menuai prestasi jangan cepat putus asa, tetapi jadikan kegagalan merupakan cambuk untuk evaluasi diri sehingga ke depan semakin termotivasi untuk semakin giat dan fokus latihan untuk meraih prestasi yang tertunda. 

"Untuk saat ini sebanyak 4 atlet gateball Medan yang terdiri 3 putra dan 1 putri menjadi penghuni Pelatda sebagai persiapan menuju ajang PON XXI 2024 di provinsi Aceh dan Sumut. Namun bagi atlet Pelatda tersebut bisa saja diganti oleh atlet pelapis jika prestasinya menurun", tutupnya 

Pewarta: Rel

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023