Cabang olahraga atletik Sumut mengukir sejarah baru dengan pertama kali merebut medali emas di Pekan Olahraga dan Seni antar-Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) IX Solo tahun 2022

Pencipta sejarah bagi atletik Sumut yang menunggu sampai Pospenas IX tersebut adalah Ita Hagaina Karo Karo.

Santri asal Pondok Pesantren Dairi ini merebut medali emas pada cabang tolak peluru putri di lintasan atletik Stadion Sriwedari Solo, Kamis .

Pada debut di ajang Pospenas ini, Ita membukukan tolakan 8,51 m yang melebihi rekor terbaiknya.

Dia mengalahkan santri asal Jawa Barat Haniyyah Z Puteri, yang harus puas meraih medali perak dengan tolakan 8,21 meter.

Medali perunggu menjadi milik santri dari Lampung Tatik Handayani yang mencatatkan tolakan 8,05 m

"Saya gugup sekali, jantung saya berdetak. Saya kali pertama mengikuti even nasional. Dan kali pertama pula naik pesawat terbang. Karena tak pernah kemana mana"kata Ita Hagaina usai lomba.

Ita Hagaina mengaku, tak punya persiapan khusus. Dia hanya rutin latihan dua kali (pagi dan sore) setiap harinya.

Dibawah bimbingan pelatih Nur Hasyim dan pelatih di pesantren Ihsan Idris Silalahi , Ita mengikuti menu latihan yang diprogramkan oleh kedua pelatih.

"Ita punya potensi, saya percaya bila di poles terus bisa berprestasi di even umum",kata Nur Hasyim dan Ihsan.

Di hari pertama cabor atletik juga memperlombakan nomor lainnya seperti 100 m putra putri, 400m dan lain. Nomor final akan dilangsungkan sore hari (24/11)

"Kita harap bisa memotivasi santri lainnya meraih medali", kata Kabid PPO Dispora Sumut Budi Syahputra.

Pewarta: Juraidi

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022