Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara menyiapkan 4.048 petugas untuk melakukan Sensus Penduduk (SP) 2020 Lanjutan yang dimulai 15 Mei - 30 Juni 2022.

"Ada 4.048 petugas itu akan mendata 221.000 rumah tangga yang dijadikan sampel sensus dengan cara 'door to door,"ujar Kepala BPS Sumut, Nurul Hasanudin di Medan, Senin.

Menurut dia, ada 83 pertanyaan dalam SP 2020 Lanjutan itu. Mulai dari pertanyaan menyangkut individu sebanyak 13 pertanyaan, fertilitas dan mortalitas (22), migrasi/mobilitas 18, disabilitas 11, pendidikan dan komunikasi 4, perumahan 10 dan ketenagakerjaan lima pertanyaan.

Data yang dihasilkan mulai soal karakteristik penduduk (jenis kelamin, umur, dan lainnya) migrasi (migrasi seumur hidup, total, atau migrasi risen, internasional, komuter, stok migran). Kemudian pendidikan dan komunikasi (ijazah tertinggi, bahasa).

Baca juga: Nilai ekspor karet Sumut hingga Februari turun 19,79 persen

Disabilitas (penduduk menurut jenis kesulitan dan tingkat kesulitan yang dialami), ketenagakerjaan, fertilitas, mortalitas, perumahan. Tujuan pendataan data yang dihasilkan, memperkirakan jumlah distribusi dan komposisi penduduk.

Kemudian memperoleh data untuk penghitungan parameter demografi (kelahiran, kematian, dan migrasi). Memperbarui data yang akan digunakan dalam penghitungan proyeksi penduduk, menyediakan data karakteristik penduduk dan perumahan.

Serta sumber data dari indikator kependudukan untuk SDGs yang tidak dapat diperoleh dari sumber lain.

"Tujuan sensus itu penting untuk menyediakan parameter demografi serta karakteristik penduduk lainnya untuk menghasilkan indikator SDGs dan RPJMN di bidang kependudukan.Jadi masyarakat diminta siap untuk di sensus," katanya.

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022