Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara mencapai 2,61 persen di akhir tahun 2021. Pertumbuhan itu berada di bawah target yang telah dicanangkan sebesar 3 persen. 

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, di Medan, Kamis, mengatakan pihaknya berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di atas 3 persen. Namun, pandemi COVID-19 membuat pertumbuhan ekonomi melambat. 

" Saya berusaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara sampai minimal 3 persen dari Januari 2020 kita berada di 5,16 persen. Tapi setelah April 2020, kita terus turun sampai minus 2,7 persen pertumbuhan ekonomi kita," ujarnya. 

Karena target pertumbuhan ekonomi itu tidak tercapai, Edy Rahmayadi pun meminta maaf kepada Ketua DPRD Sumut, para unsur pimpinan dan anggota serta kepada seluruh masyarakat.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya, kepada Ketua DPRD dan seluruh pimpinan dan juga masyarakat, saya tidak bisa mencapai sampai 3 persen di awal tahun 2022 ini. Setelah dihitung dan setelah dilaporkan, keluar dari Jakarta, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara hanya berada pada 2,61 persen," ujarnya. 

Ia mengatakan pada tahun 2020 awal, pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 5,16 persen. Ia mengatakan dirasakan begitu sulitnya hidup sampai ke tingkat rakyat, hingga saat ini baru berada pada 2,16 persen. 

Namun Gubernur Edy berjanji akan berusaha terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi. "Saya sudah berbuat, kami sudah berbuat, sampai meningkatkan daya serap APBD, APBN berupa DAK dan DAU sudah sampai mencapai 89 sampai 90 persen, hingga bisa kita tekan, kita dorong untuk bisa diserap melalui kegiatan-kegiatan di masyarakat Sumut," katanya.

"Kita melakukan efisiensi-efisiensi yang lain, untuk menjaga dari kondisi kita saat ini yang sulit. Kita akan tetap berusaha dengan jalan yang ada, meningkatkan infrastruktur-infrastruktur agar pertanian-pertanian kita, buah-buahan kita ikan-ikan kita bisa dengan segera, dengan cost yang murah dirasakan rakyat kita sendiri, dengan kegiatan-kegiatan ekspor," tuturnya. 

Selanjutnya ia mengungkapkan target ekonomi Sumut pada tahun 2022 antara 4 - 4,5 persen. "2023 dan benar-benar kita bisa, harus kita capai, apalagi di akhir jabatan saya selaku gubernur 5 September 2023, saya berusaha agar kembali pulih rata-rata pertumbuhan ekonomi 5,16 persen," bilangnya. 
 

Pewarta: Andika Syahputra

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022