Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-55 tingkat Kota Medan 2022 di Kecamatan Medan Belawan pada 18-25 Februari akan digelar tanpa penonton dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Selain tanpa penonton, seluruh peserta harus sudah divaksin," ujar Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, Muhammad Sofyan di Medan, Kamis.

Pelaksanaan MTQ ke-55 ini akan dilakukan di beberapa lokasi, yakni Gedung OB Sya'af Lantamal I Belawan, lalu SMK Muhammadiyah 04 dan Kantor Camat Medan Belawan.

Ketiga lokasi itu juga harus sudah dilengkapi dengan peralatan scan (pemindai) aplikasi peduli lindungi untuk meminimalisir penyebaran virus Corona.

Ia menyebut, rencananya MTQ ke-55 Kota Medan ini dibuka pada Jumat (18/2) pukul 14.30 WIB di Gedung OB Sya'af Lantamal I Belawan, dan penutupan pada 25 Februari 2022 di tempat yang sama.

"Setiap harinya kegiatan MTQ akan berlangsung di mulai pagi hingga sore hari saja. Malam hari tidak ada lagi kegiatan," tegas Sofyan.

Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Kota Medan, Palit Muda Harahap, mengaku penyelenggaraan MTQ Kota Medan ini digelar dengan prokes ketat dan hati-hati.

Untuk diketahui, MTQ ke-55 tingkat Kota Medan akan memperlombakan Seni Baca Al Qur'an, Qiraat Al Qur'an, Hafalan Al Qur'an, Fahm Al Qur'an, Seni Kaligrafi Al Qur'an dan Tafsir Al Qur'an.

"Tak ada penonton. Saat di dalam ruangan cuma peserta dan dewan hakim. 'Official' hanya bisa mengantar sampai pintu dan menunggu di luar ruangan," ucap Palit.

Wakil Ketua MUI Kota Medan, Burhanuddin mengimbau masyarakat untuk mendukung pelaksanaan MTQ ke-55 ini dengan mendoakan agar perhelatan ini berjalan lancar.

"Kita mengharapkan melalui lantunan-lantunan ayat suci Al Qur'an, warga Kota Medan dapat terlindungi dari pandemi ini," ungkapnya.  

Pewarta: Muhammad Said

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022