Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumut untuk berkolaborasi mewujudkan lima program prioritas Pemkot Medan, khususnya penanganan sampah.

"Untuk mengurangi jumlah sampah, tentu Pemkot Medan tidak bisa bekerja sendiri. Perlunya dukungan semua pihak, termasuk GMNI Sumut," terang Bobby di Medan, Rabu.

Wali kota berharap GMNI Sumut bersama Pemkot Medan bisa turun langsung untuk mengedukasi siswa-siswa di sekolah dalam mengurangi sampah dan limbah domestik.

Selain itu, lanjut dia, juga bagaimana bisa mengolah sampah agar tidak menjadi limbah, terutama rumah tangga yang terbuang sia-sia, melainkan dapat menghasilkan uang.

Untuk diketahui, sampa di Kota Medan setiap harinya sebanyak 2.000 ton dibuang ke tempat pembuangan akhir Terjun, 25 persen di antaranya diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Dan saya akan mengupayakan hadir dalam acara Komnas (konsolidasi nasional) GMNI Sumut itu. Sebab di hari yang sama, saya ada agenda di luar kota," tegas Wali Kota Bobby.

Ketua Umum DPD GMNI Sumut, Daniel Sigalingging, bermaksud mengundang Wali Kota Medan untuk menghadiri di acara Komnas GMNI Sumut, Sabtu (19/2).

"Acara ini berlangsung empat hari, dan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Kami memohon agar pak wali bisa hadir dalam acara itu," terangnya. 

"Sebab pak wali merupakan sosok yang luar biasa, sehingga membuat Kota Medan mengalami perubahan yang sangat signifikan dan maju secara 'on the track'," kata Daniel.

Pihaknya mengapresiasi dan mendukung kebijakan Pemerintah Kota Medan dan siap membantu dalam menjalankan program-programnya. 

"Kami harap GMNI Sumut bisa berkolaborasi dengan Pemkot Medan. Apalagi penanganan sampah, kami siap berkoordinasi langsung baik kelurahan maupun kecamatan," ucapnya.

Pewarta: Muhammad Said

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022