Pemkab Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, melaunching "Kampung Keluarga Berkualitas Gotong Royong Bebas Stunting" di Desa Kuta Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, sebagai salah satu upaya mendukung upaya pengentasan stunting.

"Ini merupakan upaya dari pengentasan stunting sekaligus program peningkatan ekonomi masyarakat," kata Bupati Sergai, Darma Wijaya di Seirampah, Jumat.

Ia mengatakan, program itu bersifat multidimensi dalam lingkup keluarga karena mencakup sandang, pangan dan ekonomi yang pada akhirnya diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan.

Desa Kuta Baru, lanjut dia, merupakan kawasan yang terkenal unggul dalam budidaya ikan air tawar, terutama jenis lele.

Dalam kesempatan itu Bupati meminta agar warga yang telah berkecimpung dalam minapolitan atau perikanan berbasis kawasan, terus konsisten melanjutkan program tersebut.

Selain itu, ia mengarahkan agar para peternak ikan berembuk dan membentuk kelompok sehingga berbagai pihak, terutama pemerintah, bisa lebih mudah dalam mendistribusikan bantuan.

"Saya saran supaya Dinas Perikanan dan Kelautan Sergai, tetap menjalankan program bantuan bibit kepada kelompok-kelompok peternak ikan di Sergai. Tapi ke depan akan lebih baik kalau bibit yang diberikan bervariasi, tidak hanya lele. Misalnya, ikan mas," katanya.

Baca juga: Kabupaten Sergai resmi miliki laboratorium PCR di RSUD Sultan Sulaiman

Dalam kesempatan itu, Bupati mengatakan, ikan merupakan salah satu sumber gizi penting. Konsumsi ikan penting bagi kesehatan keluarga.

"Kalau keluarga sehat, kan secara langsung atau tidak akan berpengaruh terhadap peningkatan perekonomian warga. Makanya penting sekali meningkatkan produksi ikan agar tingkat serapan konsumsi juga baik," katanya.

Pewarta: Juraidi

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022